Kecenderungan Muzaki dalam Berzakat Melalui BAZNAS, LAZISMU, dan Dompet Dhuafa di Sumatera Barat

Alstra, Junsel Friade (2025) Kecenderungan Muzaki dalam Berzakat Melalui BAZNAS, LAZISMU, dan Dompet Dhuafa di Sumatera Barat. Doctoral thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (COVER - DAFTAR ISI_DISERTASI J.F.A.)
GABUNG COVER-DAFTAR ISI.pdf - Published Version

Download (2MB)
[img] Text (BAB I_DISERTASI J.F.A.)
BAB I DISERTASI_EDIT WATERMARK.pdf - Published Version

Download (785kB)
[img] Text (BAB III_DISERTASI J.F.A.)
BAB III DISERTASI_EDIT WATERMARK.pdf - Published Version

Download (396kB)
[img] Text (BAB V - DAFTAR PUSTAKA_DISERTASI J.F.A.)
BAB V DAN DAFTAR PUSTAKA WATERMARK.pdf - Published Version

Download (855kB)
[img] Text (FULL TEXT_DISERTASI J.F.A.)
FULLTEXT DISERTASI J.F.A..pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (6MB)

Abstract

Adapun yang menjadi permasalahan dalam penelitian ini adalah saat ini sudah banyak didirikan lembaga pengelola zakat oleh organisasi keagamaan dan sosial kemasyarakatan. Lembaga pengelola zakat tersebut bisa diklasifikasikan menjadi: Pertama, lembaga zakat yang dikelola oleh pemerintah seperti BAZNAS, Kedua, lembaga zakat yang dikelola oleh ormas seperti LAZISNU dan LAZISMU, Ketiga lembaga zakat yang dikelola oleh yayasan seperti Dompet Dhuafa, PKPU, dan Rumah Zakat. Dalam tatanan ideal munculnya lembaga pengelola zakat diharapkan membawa dampak positif terhadap pengelolaan zakat, semakin banyak lembaga pengelola zakat yang muncul akan semakin memudahkan muzaki dalam membayarkan zakat, hal ini tentunya akan berimplikasi kepada meningkatnya pembayaran zakat melalui lembaga. Berdasarkan data terbaru yang dikeluarkan oleh BAZNAS, potensi zakat masyarakat Sumatera Barat adalah Rp.4,3 Triliun namun yang berhasil dihimpun baru sekitar Rp.475 Miliar. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah: Pertama, bagaimanakah strategi penerimaan zakat serta program yang dimiliki oleh masing-masing lembaga dalam penyaluran zakat, Kedua, bagaimanakah kecenderungan muzaki berzakat melalui BAZNAS, LAZISMU, dan Dompet Dhuafa di Sumatera Barat. Bentuk penelitian ini adalah penelitian kualitatif dan jenis penelitian ini merupakan penelitian empiris. Data dikumpulkan dengan studi dokumen dan wawancara. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan verivikasi. Temuan penelitian ini adalah sebagai berikut: Pertama, strategi yang dilakukan masing-masing lembaga pengelola zakat di Sumatera Barat dalam menghimpun zakat dan program yang dimiliki oleh masing-masing lembaga dalam penyaluran memiliki kesamaan dan juga perbedaan. Kedua, kecenderungan masyarakat Sumatera Barat berzakat ke masing-masing lembaga dapat disimpulkan bahwa masyarakat yang berzakat melalui BAZNAS cenderung berprofesi sebagai ASN, zakat lembaga pemerintahan dan perusahaan-perusahaan baik negeri maupun swasta termasuk BUMN dan BUMD yang ada, sementara yang berzakat melalui LAZISMU adalah pedagang dan pengusaha. Masyarakat yang berzakat ke Dompet Dhuafa cenderung berasal dari kalangan pengusaha, karyawan swasta, pedagang, dan usaha lainya diluar ASN (Aparatur Sipil Negara).

Item Type: Thesis (Doctoral)
Uncontrolled Keywords: Kecenderungan, Zakat, Lembaga Pengelola Zakat, BAZNAS, LAZISMU, Dompet Dhuafa.
Subjects: Tajuk Subjek > Agama Islam > Fiqih > Zakat
Divisions: Program Pascasarjana > Program Doktor > Hukum Islam
Depositing User: Pusat Riset Pascasarjana
Date Deposited: 13 Mar 2025 05:57
Last Modified: 13 Mar 2025 05:57
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/26421

Actions (login required)

View Item View Item