Tinjauan Maslahah Terhadap Peran Penjara Adat Dalam Menekan Angka Pernikahan Dini Di Nagari Tigo Jangko Kecamatan Lintau Buo Kabupaten Tanah Datar

Yogi, Muhamad (2025) Tinjauan Maslahah Terhadap Peran Penjara Adat Dalam Menekan Angka Pernikahan Dini Di Nagari Tigo Jangko Kecamatan Lintau Buo Kabupaten Tanah Datar. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (COVER SAMPAI DAFTAR ISI)
COVER SAMPAI DAFTAR ISI.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
BAB I repository.pdf - Published Version

Download (682kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III repository.pdf - Published Version

Download (618kB)
[img] Text (BAB V)
BAB V - repository.pdf - Published Version

Download (772kB)
[img] Text (Fulltext)
FULL TEXT (2).pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi Penjara adat di Nagari Tigo Jangko berfungsi untuk menegakkan norma sosial dan memberikan efek jera bagi pelanggar. Dengan mengedepankan nilai-nilai budaya Minangkabau, penjara ini berperan sebagai intervensi sosial yang menggabungkan pencegahan, pemulihan, dan reintegrasi. Namun, efektivitasnya dalam menekan pernikahan dini masih perlu diteliti lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui praktik dan peran penjara adat dalam menekan angka pernikahan dini di nagari Tigo Jangko serta Menganalis Tinjauan Maslahah terhadap peran penjara adat dalam menekan angka pernikahan dini.. Hasil penelitian diharapkan dapat berkontribusi pada pengembangan kebijakan berbasis adat yang efektif dan humanis. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis empiris, dengan bahan hukum primer berupa wawancara. Bahan hukum sekunder terdiri dari buku-buku fiqh munakahat dan artikel ilmiah yang mengkaji aspek fiqh perkawinan dalam Islam. Metode analisis yang digunakan adalah analisis isi, yang berfokus pada pembahasan mendalam terhadap informasi tertulis.. Terdapat beberapa hasil penelitian yaitu: pertama, Penjara Adat di Nagari Tigo Jangko memberikan dampak positif dalam menekan angka pernikahan dini. Lembaga ini berfungsi sebagai tempat hukuman dan sarana pendidikan yang mengedukasi masyarakat tentang norma dan nilai adat. Melalui proses hukum adat yang melibatkan musyawarah, Penjara Nagari berhasil menurunkan angka perzinaan dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan konsekuensi perbuatan asusila. Dengan mengintegrasikan nilai-nilai adat dalam program rehabilitasi, penjara ini mengingatkan bahwa setiap tindakan memiliki konsekuensi dan mendorong pernikahan yang didasarkan pada kesiapan matang. Secara keseluruhan, Penjara Nagari mendidik dan membimbing masyarakat menuju kehidupan yang lebih baik serta menciptakan generasi yang lebih bijak. Kedua, Tinjauan Maslahah terhadap Penjara Adat di Nagari Tigo Jangko menunjukkan bahwa institusi ini berfungsi sebagai sarana edukasi dan transformasi sosial, bukan hanya tempat hukuman. Penjara Nagari berhasil menurunkan angka pernikahan dini dan tindakan asusila dengan memberikan efek jera dan meningkatkan kesadaran masyarakat. Melalui program pembinaan yang melibatkan tokoh adat dan masyarakat, penjara ini mendidik pelaku untuk memahami kesalahan mereka. Dukungan masyarakat dalam rehabilitasi pelaku menjadi kunci keberhasilan, menciptakan lingkungan yang kondusif untuk mencegah pernikahan dini. Secara keseluruhan, Penjara Nagari adalah contoh bagaimana hukum adat berbasis Maslahah dapat menjadi solusi berkelanjutan untuk permasalahan sosial dan membangun keluarga yang harmonis.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Penjara Adat; Maslahah; Pernikahan Dini
Subjects: U Umum (General) > Hukum
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Keluarga
Depositing User: Ruang Baca Fakultas Syariah
Date Deposited: 20 Mar 2025 05:05
Last Modified: 20 Mar 2025 05:05
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/26371

Actions (login required)

View Item View Item