Akbar, Saipul (2025) Penampingan masyarakat suku anak dalam oleh komunitas adat terpencil di desa koto rayo kabupatan merangin provinsi jambi dalam meningkatkan sumber daya manusia. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover - Dll)
saipul cover.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (Bab I)
SKRIPSI__SAIPUL_06[1]-7-24.pdf - Published Version Download (307kB) |
|
|
Text (Bab III)
SKRIPSI__SAIPUL_06[1]-25-60_removed_removed.pdf - Published Version Download (44kB) |
|
|
Text (Bab V - Daftar Pustaka)
SKRIPSI__SAIPUL_06[1]-85-89.pdf - Published Version Download (159kB) |
|
|
Text (Full Text)
Skripsi saipul akbar .NIM 1812040058.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Pendampingan Masyarakat Suku Anak Dalam oleh Komunitas Adat Terpencil di Desa Koto Rayo, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi dalam Meningkatkan Sumber Daya ManusiaPenelitian ini membahas strategi pendampingan yang dilakukan oleh Komunitas Adat Terpencil (KAT) dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Suku Anak Dalam (SAD) di Desa Koto Rayo, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi. Latar belakang penelitian ini adalah kondisi kehidupan SAD yang masih tertinggal, baik dari segi pendidikan, kesehatan, maupun ekonomi, akibat pola hidup nomaden dan keterbatasan akses terhadap layanan dasar. KAT sebagai organisasi sosial berperan dalam memberikan pendampingan berbasis budaya agar SAD dapat lebih berdaya dan mandiri. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, dengan informan utama terdiri dari pengurus KAT serta anggota masyarakat SAD yang telah mengikuti program pendampingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan pendampingan KAT bergantung pada dua strategi utama: pertama, peningkatan kesadaran SAD terhadap pentingnya pendidikan dan kehidupan yang lebih menetap melalui program Rumah Pintar dan rumah layak huni; kedua, pelatihan keterampilan dasar seperti literasi, pertanian, dan keterampilan ekonomi kreatif agar mereka mampu beradaptasi dengan perubahan sosial tanpa kehilangan identitas budaya mereka. Pendekatan yang menghormati adat istiadat SAD terbukti lebih efektif dibandingkan metode paksaan, karena membangun rasa kepercayaan dan penerimaan terhadap perubahan. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa pendampingan berbasis kultural dan partisipatif memiliki peran krusial dalam memberdayakan komunitas adat terpencil. Program yang dijalankan KAT tidak hanya meningkatkan kualitas SDM SAD, tetapi juga membuka akses bagi mereka terhadap layanan sosial yang lebih luas. Rekomendasi dari penelitian ini adalah perlunya dukungan lebih lanjut dari pemerintah dan lembaga sosial untuk memperkuat keberlanjutan program pendampingan ini, guna mencapai kesejahteraan yang lebih merata bagi SAD.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pendampingan komunitas adat terpencil |
| Subjects: | Tajuk Subjek > Ilmu Sosial > Interaksi Sosial, Psikologi Sosial > Partisipasi Sosial H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Pengembangan Masyarakat Islam |
| Depositing User: | Ruang Baca FDIK |
| Date Deposited: | 15 May 2025 08:31 |
| Last Modified: | 15 May 2025 08:31 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/26354 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
