Al Fatih, Muhammad Shalahuddin (2025) Konsep An-Nahyu ‘Anil Munkar Menurut Ibnu ‘Asyur (Studi Pada Pendekatan Tafsir Maqashidi Terhadap Perbuatan Bid’ah). Masters thesis, Pascasarjana UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover sd. Daftar Isi M. Shalahuddin Al Fatih)
Cover sd. Daftar Isi - M. Shalahuddin Al Fatih.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I M Shalahuddin Al Fatih)
BAB I - M. Shalahuddin Al Fatih.pdf - Published Version Download (612kB) |
|
|
Text (BAB III M. Shalahuddin Al Fatih)
BAB III - M. Shalahuddin AL Fatih.pdf - Published Version Download (485kB) |
|
|
Text (BAB V sd. Daftar Pustaka M. Shalahuddin Al Fatih)
BAB V sd. Dapus - M. Shalahuddin AL Fatih.pdf - Published Version Download (622kB) |
|
|
Text (Fulltext Thesis M. Shalahuddin Al Fatih)
Thesis - M. Shalahuddin Al Fatih.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Tesis ini ditulis oleh Muhammad Shalahuddin Al Fatih, NIM: 2220080042 dengan judul “Konsep An-Nahyu 'Anil Munkar Menurut Ibnu 'Asyur ( Studi Pada Pendekatan Tafsir Maqashidi Terhadap Perbuatan Bid'ah) ”. Program Studi Magister Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir, Pascasarjana UIN Imam Bonjol Padang. Penelitian ini mengeksplorasi pendekatan maqashidi yang digunakan oleh Ibnu ‘Asyur dalam menafsirkan ayat-ayat yang berkaitan dengan pelarangan kemungkaran (an-nahyu 'anil munkar). Pendekatan maqashidi berfokus pada tujuan-tujuan syariah yang utama seperti keadilan, kesejahteraan umum, dan toleransi, untuk memastikan bahwa interpretasi Al- Qur'an tetap relevan dengan konteks sosial yang berbeda-beda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memahami bagaimana penafsiran Ibnu 'Asyur tidak hanya menegakkan hukum secara literal, tetapi juga mengintegrasikan prinsip-prinsip maqashidi dalam rangka mencapai maslahat umat. Penelitian ini merupakan studi literatur dengan pendekatan kualitatif, menggunakan data sekunder yang diperoleh dari berbagai karya tafsir Ibnu ‘Asyur, jurnal-jurnal tafsir kontemporer, serta literatur tentang maqashid syariah. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Ibnu ‘Asyur menekankan pentingnya prinsip keadilan dalam penafsiran ayat-ayat pelarangan kemungkaran, menekankan bahwa pencegahan kemungkaran harus dilakukan dengan adil dan tanpa menimbulkan kerugian yang tidak perlu. 2) Konsep an-nahyu 'anil munkar dalam pandangan Ibnu ‘Asyur juga sangat berkaitan dengan kesejahteraan umum (maslahah 'aammah), di mana pelarangan terhadap tindakan-tindakan yang menyimpang diorientasikan untuk menjaga harmoni sosial. 3) Toleransi (tasaamuh) juga menjadi aspek penting dalam penafsiran Ibnu ‘Asyur, di mana beliau menggarisbawahi pentingnya membedakan antara bid’ah yang merusak dan yang dapat ditoleransi dalam menjaga stabilitas sosial dan agama. Aspek-aspek maqashidi pada penafsiran ibnu 'asyur terhadap Ayat-ayat An-nahyu 'anil munkar, memberikan Implikasi terhadap Pencegahan bid'ah, sehingga memberikan rekonsiliasi yang tepat terhadap Perbuatan bid'ah. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa pendekatan maqashidi dalam tafsir Ibnu ‘Asyur memberikan pandangan yang lebih holistik dan relevan untuk konteks sosial yang dinamis. Penekanan pada keadilan, kesejahteraan umum, dan toleransi membuktikan bahwa tafsir ini tidak hanya menjaga integritas ajaran Islam tetapi juga berupaya memberikan solusi yang bijaksana terhadap permasalahan kontemporer.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Maqashidi, Ibnu ‘Asyur, An-Nahyu 'Anil Munkar, Bid‟ah, Tafsir Al-Qur'an. |
| Subjects: | Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan > Tafsir Al-Qur'an |
| Divisions: | Program Pascasarjana > Program Magister > Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir |
| Depositing User: | Pusat Riset Pascasarjana |
| Date Deposited: | 12 Mar 2025 03:36 |
| Last Modified: | 12 Mar 2025 03:36 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/26329 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
