Praktek Lahi Kawin pada Masyarakat Kelurahan Mampun Kecamatan Tabir Kabupaten Merangin

Philiano, Sato (2025) Praktek Lahi Kawin pada Masyarakat Kelurahan Mampun Kecamatan Tabir Kabupaten Merangin. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (Cover-Daftar Isi)
Sato Philiano. NIM 1813010196. Cover-Daftar Isi..pdf - Published Version

Download (803kB)
[img] Text (BAB I)
Sato Philiano. NIM 1813010196. BAB I..pdf - Published Version

Download (406kB)
[img] Text (BAB III)
Sato Philiano. NIM 1813010196. BAB III..pdf - Published Version

Download (903kB)
[img] Text (Bab V - Daftar Pustaka)
Sato PhilianoBAB V & daftar pustaka.pdf - Published Version

Download (267kB)
[img] Text (Full Text)
Sato Philiano. NIM 1813010196. Full Text..pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena lahi kawin (bahasa Jambi), yang kerap terjadi dalam masyarakat Kelurahan Mampun Kecamatan Tabir. Lahi kawin dilakukan sebagai praktek perkawinan yang apabila pihak perempuan atau laki-laki tidak mendapat restu dari orang tua atau ketidakberanian pihak laki-laki atau perempuan meminta restu kepada orang tua. Penilitian ini diharapkan mendapatkan hasil tentang bagaimana praktek lahi kawin itu terjadi dan bagaimana dampak hukum, sosial, ekonomi, sikologis, spiritual, dan dampak pada perkawinan dini. Penilitian ini juga mengkaji pandangan hukum islam terhadap praktek lahi kawin di Kelurahan Mampun Kecamatan Tabir. Penilitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penilitian fenomenologis dengan pendekatan dalam filsafat dan ilmu sosial untuk memahami pengalaman manusia secara subjektif. Sumber data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan sumber data wawancara dan dokumentasi dengan tokoh masyarakat, pejabat setempat dan pelaku praktek lahi kawin. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa praktek lahi kawin mengakibatkan pemangkasan adat perkawinan yang disebut nyasat. Selain itu praktek lahi kawin juga sebagai solusi pasangan umur dibawah 19 tahun untuk menikah tanpa melalui proses adat nyasat yang dianggap panjang dan rumit. Dalam tinjauan hukum islam lahi kawin berpotensi melanggar asas-asas penting dalam perkawinan. Praktek lahi kawin juga sudah dianggap lumrah oleh masyrakat Kelurahan Mampun Kecamatan Tabir yang menyebabkan dampak negatif secara administratif dan peraturan perkawinan yang ada di Indonesia. Oleh sebab itu perlunya peran orangtua, tokoh masyarakat, pejabar terkait untuk melakukan edukasi dan penyuluhan pentingnya mengikuti proses perkawinan sesuai dengan adat istiadat dan peraturan yang berlaku. Kata kunci : Kawin lari, Peminangan, Perkawinan dibawah umur

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Perkawinan, Kawin Lari, Peminangan
Subjects: Tajuk Subjek > Agama Islam > Fiqih > Perkawinan, Pernikahan
Agama Islam > Fiqih (Hukum Islam) > Hukum Keluarga, Hukum Perkawinan, Hukum Pernikahan Menurut Islam
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Keluarga
Depositing User: Ruang Baca Fakultas Syariah
Date Deposited: 15 May 2025 07:43
Last Modified: 15 May 2025 07:43
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/26310

Actions (login required)

View Item View Item