Penolakan Permohonan Izin Pencatatan Perkawinan Beda Agama Terhadap SEMA Nomor 2 Tahun 2023 Perspektif Sadd Dzari`ah

Afiqah, Siti Salma (2025) Penolakan Permohonan Izin Pencatatan Perkawinan Beda Agama Terhadap SEMA Nomor 2 Tahun 2023 Perspektif Sadd Dzari`ah. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (COVER - DAFTAR ISI)
Siti Salma 2320040004 Cover-Daftar Isi.pdf - Published Version

Download (2MB)
[img] Text (BAB I)
Siti Salma 2320040004 BAB I.pdf - Published Version

Download (413kB)
[img] Text (BAB III)
Siti Salma 2320040004 BAB III.pdf - Published Version

Download (378kB)
[img] Text (BAB V - DAFTAR PUSTAKA)
Siti Salma 2320040004 BAB V-Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (902kB)
[img] Text (Fulltext)
Siti Salma 2320040004 Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

Studi ini dimaksudkan untuk mengetahui lebih dalam mengapa SEMA Nomor 2 Tahun 2023 menolak pencatatan perkawinan beda agama. Dalam penelitian akan berfokus kepada dua pembahasan, yaitu: Pertama, faktor yang melatarbelakangi lahirnya SEMA Nomor 2 Tahun 2023. Kedua, dampak lahirnya SEMA Nomor 2 Tahun 2023. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif. Jenis penelitian yang dilakukan dalam pembahasan ini adalah penelitian kepustakaan (library research). Sumber data dalam studi ini diperoleh dari bahan hukum sekunder berupa SEMA Nomor 2 Tahun 2023, buku, jurnal ilmiah, video youtube, website dan sumber lainnya yang relevan dengan masalah yang diteliti. Teknik pengumpulan data berupa dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu mengorganisasikan data, menentukan tema dan membuat memo, menarasikan data, visualisasi data dan kesimpulan. Temuan dari studi ini: Pertama, ada dua faktor yang melatarbelakangi lahirnya SEMA Nomor 2 Tahun 2023, yaitu adanya problematika hukum perkawinan beda agama di Indonesia dan adanya respons masyarakat dan pemuka agama terhadap aturan pencatatan perkawinan beda agama. Kedua, dampak lahirnya SEMA Nomor 2 Tahun 2023 adalah memberikan kepastian dan kejelasan hukum terkait pencatatan perkawinan beda agama. Selain itu, SEMA memberikan panduan yang jelas bagi hakim dalam menangani perkara permohonan pencatatan perkawinan beda agama, sehingga putusan yang dihasilkan seragam dan tidak berbeda-beda. SEMA ini menciptakan kendala hukum bagi pasangan beda agama yang ingin mencatatkan perkawinan mereka. Studi ini menunjukkan bahwa SEMA Nomor 2 Tahun 2023 merupakan upaya preventif untuk menghindari terjadinya sesuatu yang tidak diinginkan akibat dicatatatkannya perkawinan beda agama. Kata Kunci: Perkawinan, Beda Agama, Surat Edaran Mahkamah Agung, Sadd Dzari`ah

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Perkawinan, Beda Agama, Surat Edaran Mahkamah Agung, Sadd Dzari`ah
Subjects: Agama Islam > Fiqih (Hukum Islam) > Hukum Keluarga, Hukum Perkawinan, Hukum Pernikahan Menurut Islam
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Keluarga
Depositing User: Pusat Riset Pascasarjana
Date Deposited: 20 Mar 2025 05:25
Last Modified: 20 Mar 2025 05:29
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/25915

Actions (login required)

View Item View Item