Efendi, Rif'at Syauqi (2025) Konsep Salik Dalam Perspektif Mulla Shadra. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover-Abstrak)
Rif'at Syauqi Efendi 2115010047 Cover-Abstrak.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (Bab I)
Rif'at Syauqi Efendi 2115010047 Bab I.pdf - Published Version Download (851kB) |
|
|
Text (Bab III)
Rif'at Syauqi Efendi 2115010047 Bab III.pdf - Published Version Download (392kB) |
|
|
Text (Bab V dan Daftar Pustaka)
Rif'at Syauqi Efendi 2115010047 Bab V.pdf - Published Version Download (651kB) |
|
|
Text (Full Text)
Rif'at Syauqi Efendi 215010047 Full Text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Adapun masalah yang terdapat dalam penelitian adalah terjadinya perbedsaan sudut pandang antara filosof dengan sufi dalam hal memandang persoalan salik dan perjalanannya.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana konsep salik dalam perspektif Mulla Shadra, Apa saja persamaan dan perbedaan antara konsep salik perspektif Mulla Shadra dengan salik dalam konsep tasawuf, serta dimana titik temu antara dua konsep salik tersebut. Penelitian ini menggunakan metode induktif, analisis kritis, dan holistika. Adapun jenis dari penelitian ini berupa Studi Kepustakaan (Library Research). Dalam penelitian ini, peneliti menggambarkan dengan jelas mengenai konsep salik dalam tasawuf serta pemikiran Mulla Shadra. Teknik pengumpulan data yang peneliti pakai pada kali ini berupa koleksi data, baik dari buku, jurnal, ataupun sumber yang lain yang berkaitan dengan bahasan ini. Adapun salik dalam pandangan Mulla Shadra adalah orang yang menempuh perjalanan (asfar). Perjalanan tersebut mulai dari perjalanan dari makhluk menuju Tuhan, perjalanan makhluk dari Tuhan menuju Tuhan dengan Tuhan, perjalanan makhluk dari Tuhan menuju dengan makhluk bersama Tuhan, serta perjalanan dari makhluk menuju makhluk bersama dengan Tuhan. Karakteristik konsep salik menurut Mulla Shadra merupakan merupakan seorang penempuh jalan yang melewati berbagai maqam dalam setiap asfar. Setiap perjalanan yang ditempuh oleh seorang salik dengan berbagai tahapan tersebut juga memiliki ciri-ciri khusus yang mendeskripsikan seorang salik mulai dari awal hingga akhir perjalannya kembali kepada makhluk. Pada akhirnya salik memiliki kontribusi yang besar setelah melakukan asfar al arba’ah. Seorang salik menjadi lebih sadar akan realitas ilahi, sehingga ia mulai menjalani kehidupan dengan penuh hikmah dan taqwa. Ia memiliki pandangan hidup yang lebih luas serta mulai memahami arti dan tujuan hidup yang sebenarnya. ini memiliki titik temu yaitu menggapai hakikat tertinngi bersama dengan Tuhan untuk mencapai kesempurnaan diri, baik secara jasmani atau rohani
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Salik, Mulla Shadra, Tasawuf |
| Subjects: | Agama Islam > Tasawuf |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Aqidah dan Filsafat Islam |
| Depositing User: | Ruang Baca FUSA |
| Date Deposited: | 11 Mar 2025 01:08 |
| Last Modified: | 11 Mar 2025 01:08 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/25891 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
