Usman, Raysa (2025) Penggunaan Bahu Jalan Sebagai Pasar Ditinjau Dari Prinsip-Prinsip Muamalah (Studi Kasus Pasar Pagi Tanjung Aur Kelurahan Balai Gadang Kecamatan Koto Tangah Kota Padang). Skripsi thesis, FAKULTAS SYARIAH.
|
Text (cover)
RaysaUsman_1913040034_cover.docx.pdf - Published Version Download (679kB) |
|
|
Text (Bab I)
RaysaUsman_1913040034_BAB I.pdf - Published Version Download (550kB) |
|
|
Text (Bab III)
RaysaUsman_1913040034_BAB III.pdf - Published Version Download (499kB) |
|
|
Text (Bab V - Dapus)
RaysaUsman_1913040034_BAB Vdapus.pdf - Published Version Download (434kB) |
|
|
Text (Full Text)
RaysaUsman_1913040034_full.docx.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh munculnya fenomena terkait pemanfaatan jalan di tanjung aur di kelurahan Balai Gadang Kota Padang yang dijadikan pasar kaget atau pasar pagi, dimana pasar ini dianggap oleh sebagian pengguna jalan umum telah menggagu ketertiban dan kenyamanan masyarakat umum. Penelitian ini adalah penelitian lapangan atau field research dengan pendekatan menggunakan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data melalui metode wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, display data, verifikasi data dan membuat kesimpulan. Uji keabsahan dilakukan dengan triangulasi sumber data, triangulasi teknik dan triangulasi waktu. Hasil penelitian terungkap bahwa 1)Para pedagang memanfaatkan bahu jalan dan teras rumah warga untuk membuka lapak dagangan. Kegiatan jual beli dimulai sejak pagi sampai sebelum tengah hari (+_ 08.00 s/d 12.00). Pasar ini diizinkan oleh pemerintah Kota Padang dan dikelola langsung oleh KAN dan memiliki retribusi pasar. 2) Pandangan tiga tokoh adat (KAN Balai Gadang) mereka memperbolehkannya dikarenakan para pedagang membuka lapak daganganya hanya memakai bahu jalan saja, hal ini dapat dIbutikan dari dokumentasi yang peneliti temukan. Pandangan tiga orang tokoh agama bahwa selama lebih besar manfaat dari pada mudaratnya maka Islam menjadikan hukumnya boleh. Pendapat dinas pasar Kota Padang juga memperbolehkannya selama pihak pengelola mengatur keamanan dan ketertiban di pasar tersebut seperti menyediakan lahan parkir, kebersihan dan ketertiban pasar, pengaturan lalu lintas kendaraan dan penyediaan jalan alternatif agar mengurai kemacetan lalu lintas di pasar tersebut.3)Tinjauan prinsip-prinsip fikih muamalah terhadap penggunaan jalan sebagai pasar dinilai telah memenuhi unsur prinsip-prinsip fikih muamalah secara umum seperti prinsip mubah, halal, sesuai dengan ketentuan syari’at dan aturan pemerintah, azas manfaat, azas kerelaan, azas tolong menolong dan azas keadilan. Terkait azas keadilan meskipun masih terdapat beberapa ketimpangan yang terjadi akibat Praktik pemanfaatan fasilitas jalan untuk Pasar Pagi di Tanjung Aur, namun ini hanya perspektif sebagian kecil masyarakat saja terutama pengguna jalan yang menilai ada kemacetan yang timbul akibat pasar ini. Perspektif ini sadah terbantahkan dengan adanya pengelolaan yang baik oleh KAN setempat.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Jalan, Pasar, Prinsip Muamalah |
| Subjects: | Tajuk Subjek > Agama Islam > Fiqih > Muamalah |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Syari'ah |
| Depositing User: | Ruang Baca Fakultas Syariah |
| Date Deposited: | 10 Mar 2025 16:27 |
| Last Modified: | 10 Mar 2025 16:27 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/25739 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
