Tradisi Ulua Anta Dalam Pernikahan Di Kecamatan Batin Viii Kabupaten Sarolangun Provinsi Jambi Perspektif ‘Urf

Hakki, Afdol Dinel (2025) Tradisi Ulua Anta Dalam Pernikahan Di Kecamatan Batin Viii Kabupaten Sarolangun Provinsi Jambi Perspektif ‘Urf. Masters thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (cover- daftar isi)
cover- daftar isi.pdf - Published Version

Download (708kB)
[img] Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version

Download (228kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version

Download (225kB)
[img] Text (BAB V- DAFTAR PUSTAKA)
BAB V daftar pustaka.pdf - Published Version

Download (258kB)
[img] Text (FULLTEXT)
fulltext.pdf - Published Version

Download (1MB)

Abstract

ABSTRAK Studi ini yang dimaksudkan untuk mengeksplorasikan lebih tentang tradisi ulua anta dalam pernikahan di kecamatan batin viii Kabupaten Sarolangun Provinsi Jambi persepektif ‘urf. Dalam penelitian ini akan berfokus kepada tiga pembahasan: Pertama, bagaimana pelaksanaan ulua anta dalam pernikahan masyarakat di Kecamatan Batin VIII. Kedua, bagaimana implikasi ulua anta dalam pernikahan masyarakat di Kecamatan Batin VIII. Ketiga, bagaimana tinjauan ‘urf terhadap tradisi ulua anta dalam pernikahan masyarakat di Kecamatan Batin VIII. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan metode kualitatif. Sumber data yang digunakan meliputi sumber data primer berupa wawancara dengan, pemangku adat, nenek mamak, pegawai syara’, dan masyarakat Kecamatan Batin VIII. Sumber data sekunder berupa buku-buku, jurnal ilmiah, ataupun hasil penelitian terdahulu yang relevan. Teknik pengumpulan data berupa akses ke lokasi penelitian, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu ppersiapan dan pengorganisasian data, eksplorasi dan pengkodean data, pelaporan temuan, interspretasi temuan, dan penyajian data. Temuan dalam studi ini: Pertama, bagaimana pelaksanaan ulua anta dalam pernikahan masyarakat di Kecamatan Batin VIII Kabupaten Sarolangun Provinsi Jambi. Terdapat tujuh tahapan yaitu, pengutusan dari salah satu pihak keluarga, penjemputan pengantin, bancang sedekah, ulua anta, tunjuk ajar tegur sapo, mulang alek dan pengumuman peresmian pernikahan.Kedua, implikasi dari ulua anta ialah untuk mengetahui manfaat dan mudarat dari tradisi ulua anta. Manfaatnya menjaga adat, mendapatkan nasehat dari nenek mamak, penyerahan secara resmi, pernikahan sah dimata adat, dan sah dikatakan sebagai sumando. Sedangkan mudaratnya ialah berupa dikucilkan dalam masyarakat serta pernikahan dianggap belum sempurna dimata adat. Ketiga, tinjauan dari segi objek ‘urf ulua anta masuk dalam kategori ‘urf amali, ditinjau dari segi cakupan ‘urf ulua anta dikategorikan ‘urf al-khas, ditinjau dari segi keabsahan ‘urf ulua anta dalam kategori ‘urf shahih karena ulua anta telah sesuai dengan syarat sebagai ‘urf shahih seperti yang ditetapkan oleh ulama. Tujuan pelaksanaan ulua anta menimbulkan banyak manfaat dari pada mudaratnya, sehingga tradisi ulua anta ini bermanfaat untuk pasangan yang telah melaksanakan pernikahan. Ulua anta mengutamakan suatu kemaslahatan demi mencegah keburukan yang akan terjadi dikemudian hari, maka ulua anta termasuk pada ‘urf shahih.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Implikasi, ‘Urf, Ulua Anta
Subjects: U Umum (General) > Hukum
Divisions: Program Pascasarjana > Program Magister > Hukum Keluarga
Depositing User: Pusat Riset Pascasarjana
Date Deposited: 10 Mar 2025 01:29
Last Modified: 10 Mar 2025 01:29
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/25728

Actions (login required)

View Item View Item