Penafsiran Wahbah Az-Zuhaili Terhadap Kata Fauzan ‘Aẓīmā Dalam Tafsir Al-Munīr

Hasibuan, Imam Faulee (2025) Penafsiran Wahbah Az-Zuhaili Terhadap Kata Fauzan ‘Aẓīmā Dalam Tafsir Al-Munīr. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (Cover-Daftar Isi)
Cover-Daftar Isi.pdf - Published Version

Download (4MB)
[img] Text (BAB I)
BAB 1.pdf - Published Version

Download (375kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version

Download (320kB)
[img] Text (BAB V)
BAB V.pdf - Published Version

Download (239kB)
[img] Text (Full Text)
Full Text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

Al-Qur’an bagaikan berlian yang memancarkan cahaya dari setiap sudutnya. Cahaya yang dimaksud ialah pemahaman yang berbeda jika dipandang dari setiap sisinya. Pemahaman yang berbeda tersebut salah satunya difaktori dengan gaya bahasa dari al-Qur’an itu sendiri. Al-Qur’an memiliki bahasa yang kaya akan maknanya salah satu contohnya yaitu pada kata Fauzan ‘Aẓīmā. Fauzan ‘aẓīmā merupakan dua kata yang berdampingan dalam al-Qur’an dan hanya ditemukan pada tiga surah dengan bentuk yang sama dan pembahasan yang berbeda. Fauzan bermakna kemenangan, kesuksesan, atau keberuntungan, sedangkan aẓīmā berartikan sesuatu yang besar. Terlihat secara bahasa fauzan ‘aẓīmā bermakna kemenangan yang besar. Dari makna fauzan ‘aẓīmā tersebut berarti tidak jarang manusia mendapatkan fauzan aẓīmā. Akan tetapi apakah yang dimaksud sesungguhnya fauzan aẓīmā tersebut? Untuk mengetahui hal itu penulis melihat dari pandangan Wahbah Az-Zuhaili dalam tafsir Al-Munir. Berangkat dari permasalahan tersebut penulis mengambil tema tentang “Penafsiran Wahbah Az-Zuhaili Terhadap Kata Fauzan ‘Aẓīmā Dalam Tafsir Al-Munir”. Maka tujuan dari penelitian ini yaitu: 1) Untuk mengetahui bagaimana penafsiran Wahbah Az-Zuhaili terhadap kata fauzan aẓīmā dalam Q.S an-Nisa’: 73. 2) Untuk mengetahui bagaimana penafsiran Wahbah Az-Zuhaili terhadap kata fauzan aẓīmā dalam Q.S al-Ahzab: 71. 3) Untuk mengetahui bagaimana penafsiran Wahbah Az-Zuhaili terhadap kata fauzan aẓīmā dalam Q.S al-Fath: 5. 4) Untuk mengetahui apa makna hakikat dari kata fauzan aẓīmā. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif pada riset kepustakaan (library research). Pendekatannya menggunakan maudhu’i (tematik), dengan mengumpulkan data kemudiaan ditelaah sehingga mendapatkan data-data yang berhubungan dengan kajian ini. Dengan sumber primer Tafsir Al-Munir. Sedangkan sumber sekunder yaitu buku, artikel, jurnal dan sumber lainnya yang terkait. Untuk mencari kata fauzan ‘aẓīmā penulis menggunakan kitab Mu’jam al-Mufaras. Adapun terjemahan ayat penulis menggunakan terjemahan Qur’an Kementrian Agama tahun 2019. Sedangkan untuk mengetahui makna kata fauzan ‘aẓīmā penulis menggunakan kitab al-Mufradhat fiy Gharib al-Qur’an karya Raghib Al-Ashfahani. Hasil dari penelitian ini yaitu Wahbah az-Zuhaili menafsirkan kata fauzan aẓīmā menjadi tiga makna. Pertama dimaknai dengan ghanimah dalam Q.S an-Nisa’: 73, kedua dengan menggapai keinginan yang dicita-citakan, hidup di dunia terpuji dan di akhirat mendapat kebahagian dalam Q.S al-Ahzab: 71, dan yang ketiga mendapat ampunan dan masuk ke dalam surga dalam Q.S al-Fath:5. Adapun makna hakikat dari kata fauzan ‘aẓīmā adalah segala sesuatu yang dianggap berharga.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Fauzan, ‘Aẓīmā, Tafsir Al-Munir
Subjects: Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan > Ilmu Tafsir
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Depositing User: Ruang Baca FUSA
Date Deposited: 10 Mar 2025 01:28
Last Modified: 10 Mar 2025 16:14
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/25722

Actions (login required)

View Item View Item