Faddilah, Fajralatul Islami (2025) Tinjauan 'Urf Pada Tradisi Ampang Parik Dalam Perkawinan Di Nagari Salayo Tanang Bukik Sileh Kecamatan Lembang Jaya Kabupaten Solok. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover - Daftar Isi)
Cover-Daftar Isi.pdf - Published Version Download (3MB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I .pdf - Published Version Download (333kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version Download (328kB) |
|
|
Text (BAB V - Daftar Pustaka)
BAB V-Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (264kB) |
|
|
Text (Full Text)
Full Text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Penulisan skripsi ini dilatarbelakangi oleh sebuah tradisi di Nagari Salayo Tanang Bukik Sileh yang mengharuskan laki-laki luar nagari tersebut untuk membayar uang yang disebut dengan ampang parik. Pertanyaan penelitiannya adalah apa tujuan diberlakukannya tradisi Ampang Parik dalam perkawinan di Nagari Salayo Tanang Bukik Sileh, Kecamatan Lembang Jaya, Kabupaten Solok? Apa tinjauan ‘urf terhadap tradisi Ampang Parik dalam perkawinan di Nagari Salayo Tanang Bukik Sileh, Kecamatan Lembang Jaya, Kabupaten Solok?. Jenis penelitian yang digunakan adalah field research yaitu penelitian yang dilakukan di lapangan dengan cara wawancara. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer, yaitu data yang diperoleh dari wawancara dengan tokoh adat dan masyarakat, dan data sekunder yaitu data yang didapatkan dari buku-buku dan jurnal. Kesimpulannya adalah, pertama tradisi Ampang Parik di Nagari Salayo Tanang Bukik Sileh bertujuan untuk menjaga identitas penduduk setempat, yaitu supaya populasi masyarakat di sana tidak mendapatkan kekurangan dan juga bertujuan untuk mengaku mamak, yaitu memberikan hak kepada niniak mamak untuk dapat menyelesaikan masalah yang dialami oleh orang yang telah membayar Ampang Parik. Sebaliknya, bagi yang tidak membayar, niniak mamak tidak akan turun tangan menyelesaikan masalah mereka Kedua, tradisi ampang parik di Nagari Salayo Tanang Bukik Sileh termasuk ke dalam ‘urf shahih dan ‘urf khas yang telah sesuai dengan prinsip syari’ah. Tradisi ini dianggap sah karena tidak bertentangan dengan nilai keadilan, kesejahteraan, dan kemaslahatan, serta tidak memberatkan pihak yang terlibat. Tradisi ini juga termasuk dalam ‘urf fi’li karena tradisi ini mencerminkan praktik sosial yang diterima masyarakat dan berperan sebagai mekanisme pengaturan hubungan sosial dan budaya.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | ‘Urf, tradisi, ampang parik |
| Subjects: | Tajuk Subjek > Agama Islam > Fiqih > Hukum Keluarga, Perkawinan, Pernikahan Menurut Islam |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Keluarga |
| Depositing User: | Ruang Baca Fakultas Syariah |
| Date Deposited: | 09 Mar 2025 04:25 |
| Last Modified: | 09 Mar 2025 04:25 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/25135 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
