Rahmadina, Tesya (2025) Implementasi Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Barat Nomor 21 Tahun 2018 Tentang Perlindungan Konsumen Di Salon Kecantikan Perspektif Siyasah Dusturiyah. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (COVER)
Cover-Daftar Isi Tesya RMD.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
Tesya Rahmadina 2013030095 BAB I.pdf - Published Version Download (250kB) |
|
|
Text (BAB III)
Tesya Rahmadina 2013030095 BAB III.pdf - Published Version Download (296kB) |
|
|
Text (BAB V - DAFTAR PUSTAKA)
Tesya Rahmadina 2013030095 BAB V-DAPUS.pdf - Published Version Download (208kB) |
|
|
Text (Fulltext)
Skripsi full tex Tesya RMD fix_ 1.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Penulisan ini dilatar belakangi oleh g sering ditemukan kasus di Kota Padang yang mengalami ketidaksesuaian hasil dalam proses pemasangan eyelash extension sebagai salah satu dari produk kecantikan. Akibat dari proses pemasangan eyelash extension pada bulu mata tersebut mengakibatkan iritasi Masalah dalam penelitian ini yaitu pertama, apakah Masyarakat mengetahui adanya perda no 21 tahun 2018 yang mengatur tentang perlindungan konsumen. Kedua, bagaimana penerapan perda no 21 tahun 2018 terhadap konsumen. Ketiga, bagaimana pertanggung jawaban pelaku usaha berdasarkan perda nomor 21 tahun 2018 perspektif siyasah dusturiyah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Hasil penelitian menemukan pertama rendahnya tingkat pemahaman pelaku usaha mengenai Perda No. 21 Tahun 2018, yang mengatur perlindungan konsumen di Kota Padang. Banyak pemilik salon yang tidak mengetahui adanya regulasi ini. Kedua, Dalam praktiknya, beberapa salon kecantikan memberikan layanan tanpa prosedur standar terkait informasi risiko layanan. Hal ini menyebabkan banyak konsumen mengalami efek samping seperti iritasi mata, infeksi, bahkan luka bakar akibat penggunaan produk yang belum memiliki izin BPOM. Ketiga, Regulasi perlindungan konsumen yang telah dibuat seharusnya ditegakkan dengan lebih baik agar hak-hak konsumen dapat dilindungi. Dalam Islam, konsep Al-Kharaj bi Al-Dhaman (keuntungan diiringi tanggung jawab) serta La Darar wa La Dirar (tidak boleh merugikan orang lain) mengharuskan pelaku usaha untuk menjalankan bisnisnya dengan jujur dan bertanggung jawab.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Barat,Perlindungan Konsumen, Siyasah Dusturiyah |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Tata Negara |
| Depositing User: | Ruang Baca Fakultas Syariah |
| Date Deposited: | 19 Mar 2025 03:46 |
| Last Modified: | 19 Mar 2025 03:46 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/25113 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
