Alkaitsar, Yazid (2025) Terapi Mental Illnes Dalam Al-Qur'an Perspektif Quraish Shihab Dalam Tafsir Al Mishbah. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (COVER - DAFTAR ISI)
Yazid Alkautsar-2015050006-Cover - Daftar Isi.pdf - Published Version Download (2MB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I_Yazid Alkautsar 2015050006.pdf - Published Version Download (903kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III_Yazid Alkautsar 2015050006.pdf - Published Version Download (549kB) |
|
|
Text (BAB V Dan Daftar Pustaka)
BAB V-DAFTAR PUSTAKA_Yazid Alkautsar 2015050006.pdf - Published Version Download (520kB) |
|
|
Text (Fulltext)
yazid alkautsar-2015050006-Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
Abstract
Gangguan mental atau mental illness telah menjadi isu yang signifikan dalam masyarakat kontemporer. Di tengah pesatnya perkembangan dunia medis dan psikologi, pendekatan spiritual dalam penanganan gangguan mental mulai mendapat perhatian, terutama dalam konteks ajaran agama Islam. Al-Qur'an, sebagai kitab petunjuk hidup bagi umat Islam, diyakini memiliki potensi dalam memberikan solusi bagi berbagai permasalahan, termasuk gangguan mental. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis terapi mental illness yang terkandung dalam Al-Qur'an berdasarkan tafsir Quraish Shihab dalam karya monumental beliau, Tafsir Al-Misbah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis tafsir tekstual untuk menggali pandangan Quraish Shihab mengenai ayat-ayat yang berkaitan dengan kesehatan mental, ketenangan jiwa, dan pemulihan dari tekanan emosional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Quraish Shihab dalam Tafsir Al-Misbah mengidentifikasi beberapa ajaran Al-Qur'an yang dapat berfungsi sebagai terapi bagi individu yang mengalami gangguan mental, antara lain melalui dzikir (mengingat Allah), tawakkal (berserah diri), sabar (ketahanan dalam menghadapi cobaan), dan doa. Ayat-ayat yang membahas pentingnya kesabaran, penyerahan diri kepada takdir Allah, serta keyakinan terhadap pertolongan-Nya memberikan pengaruh yang signifikan dalam proses pemulihan mental. Selain itu, konsep ketenangan jiwa yang tercermin dalam praktik-praktik ibadah seperti shalat dan dzikir dianggap oleh Shihab sebagai bentuk terapi yang efektif untuk menenangkan pikiran dan hati. Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa terapi mental illness dalam perspektif Al-Qur'an menurut Quraish Shihab bukan hanya terbatas pada pendekatan spiritual semata, namun juga mencakup dimensi psikologis dan sosial. Konsep seperti keikhlasan, rasa syukur, dan saling tolong-menolong antar sesama menjadi bagian penting dari proses penyembuhan mental dalam pandangan beliau. Terapi ini bersifat holistik, mengintegrasikan aspek rohani dan jasmani, serta memandang individu secara utuh dalam konteks hubungan dengan Tuhan, diri sendiri, dan sesama manusia. Secara keseluruhan, penelitian ini berkontribusi dalam memahami peran Al-Qur'an sebagai sumber terapi bagi gangguan mental, serta memberikan wawasan tentang bagaimana ajaran Islam dapat diterapkan dalam konteks kesehatan mental. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan pendekatan terapi mental illness berbasis spiritual yang sesuai dengan nilai-nilai ajaran Islam. Kata Kunci : Terapi Mental Illnes, Tafsir Al-Mishbah
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Terapi Mental Illnes, Tafsir Al-Mishbah |
| Subjects: | Psicology Teology Religion > B Philosophy (General) Psicology Teology Religion > BT Doctrinal Theology Psicology Teology Religion > BV Practical Theology Psicology Teology Religion > BV Practical Theology > BV1460 Religious Education |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir |
| Depositing User: | Ruang Baca FUSA |
| Date Deposited: | 18 Mar 2025 05:13 |
| Last Modified: | 18 Mar 2025 05:13 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/25108 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
