Implementasi Sumpah Sati Bukik Marapalam (Studi Kasus: Kota Padang)

Susanti, Nelvi (2025) Implementasi Sumpah Sati Bukik Marapalam (Studi Kasus: Kota Padang). Masters thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (COVER)
COVER DLL pdf_merged.pdf - Published Version

Download (800kB)
[img] Text (BAB I)
BAB I pdf.pdf - Published Version

Download (398kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III pdf.pdf - Published Version

Download (169kB)
[img] Text (BAB V)
BAB V pdf.pdf - Published Version

Download (476kB)
[img] Text (Full Text)
Full Text BAB 1-7 PDF.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (995kB)

Abstract

Tesis ini berjudul “Implementasi Sumpah Sati Bukik Marapalam Studi Kasus : Kota Padang”. Disusun oleh Nelvi Susanti, Nim 2320060002, Prodi Sejarah Peradaban Islam, Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang, tahun 2025. Rumusan masalah pada penelitian ini ialah bagaimana sejarah lahirnya Sumpah Sati Bukik Marapalam, apa saja nilai-nilai yang terkandung dalam Sumpah Sati Bukik Marapalam, dan bagaimana implementasi Sumpah Sati Bukik Marapalam pada pasal 1 dan pasal 9 di Kota Padag. Tujuan penelitian ialah untuk untuk mendeskripsikan sejarah lahirnya Sumpah Sati Bukik Marapalam, menjelaskan nilai-nilai yang terdapat dalam Sumpah Sati Bukik Marapalam, serta mendeskripsikan dinamika dan implementasi Sumpah Sati Bukik Marapalam pasal 1 dan 9 di Kota Padang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian sejarah dengan pendekatan deskriptif analisis. Langkah-langkah yang ditempuh dalam penelitian ini adalah heuristik, kritik sumber, Sintesis, dan historiografi. Dengan menggunakan teori Perubahan sosial Agust Comte. Hasil penelitian ini adalah (1) Sejarah lahirnya Sumpah Sati Bukik Marapalam terjadi atas beberapa periode. Pertama yaitu pada tahun 1403 M, pada saat kerajaan Pagaruyung di pimpin Sultan Alif Khalifatullah. Kedua, pada masa Syekh Burhanuddin menyebarkan ajaran agama Islam ke Minangkabau Abad ke-17 M. Periode ketiga, yaitu pada tahun 1837 M, saat terjadinya Perang Padri di Minangkabau serta paham Wahhabi yang berkembang (2) Nilai-nilai yang terkandung pada pasal 1 Perjanjian Sumpah Sati Bukik Marapalam ialah nilai kemanusiaan, dan nilai akhlak/budi pekerti. Sedangkan nilai yang terkandung pada pasal 9 ialah nilai persatuan dan kesatuan, serta nilai demokrasi / musyawarah. (3) Implementasi Sumpah Sati Bukik Marapalam pada pasal 1 dan pasal 9, tahun 1837–1898 M ialah dengan mengadakan pengajian dan ceramah di surau-surau serta melakukan edukasi terhadap masyarakat terkait. Lembaga adat juga membuat program untuk mekanisme pengelolaan harta pusaka, serta membuat forum-forum diskusi. Implementasi Sumpah Sati Bukik Marapalam pasal I dan pasal 9 pada tahun 1899-1950 oleh ulama dan lembaga adat yaitu mengadakan pengajian rutin di masjid dan surau, mendirikan pendidikan berbasis Islam, melakukan sosialisasi dengan berbagai media seperti majalah, mengadakan kegiatan seni dan budaya yang mencerminkan nilai-nilai ABS-SBK. Serta melakukan pelatihan-pelatihan untuk pemuka adat. Implementasi Sumpah Sati Bukik Marapalam Pasal I dan pasal 9 tahun 1951-2018 oleh ulama, pemerintah dan lembaga adat yaitu dengan membentuk forum diskusi dan pengajian di masjid atau surau, pemerintah membuat program kembali ke surau, program wajib menggunakan jilbab dan berbusana muslim-muslimah pada siswa SD,SMP dan SMA. Wajib mengikuti pesantren Ramadhan bagi siswa SD, SMP, dan SMA. Wajib tamat Juz Amma bagi siswa SD. Serta membuat gerakan pemungutan zakat bagi pegawai negeri (ASN) di Kota Padang

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Sumpah Sati, Bukik Marapalam, Kota Padang
Subjects: Agama Islam > Sosial dan Budaya Islam > Adat Istiadat dalam
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > Sejarah Peradaban Islam
Depositing User: Ruang Baca FAH
Date Deposited: 06 Mar 2025 01:43
Last Modified: 06 Mar 2025 01:43
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/25096

Actions (login required)

View Item View Item