Perbandingan Epistemologi Tafsir Kebahasaan tentang Sumpah dalam Surat al-Nazi'at 1-5: Studi Tafsir al-Zamakhsyari, al-Syaukani dan Aisyah Bint al-Syathi' juga

Mawadah, Alvi Deli (2025) Perbandingan Epistemologi Tafsir Kebahasaan tentang Sumpah dalam Surat al-Nazi'at 1-5: Studi Tafsir al-Zamakhsyari, al-Syaukani dan Aisyah Bint al-Syathi' juga. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (Cover-Daftar Isi)
Alvi Deli Mawadah. NIM 2115050137. Cover-Daftar Isi.pdf - Published Version

Download (3MB)
[img] Text (Bab I)
Alvi Deli Mawadah. NIM 2115050137. Bab I.pdf - Published Version

Download (690kB)
[img] Text (Bab III)
Alvi Deli Mawadah. NIM 2115050137. Bab III.pdf - Published Version

Download (788kB)
[img] Text (Bab V)
Alvi Deli Mawadah. NIM 2115050137. Bab V - Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (600kB)
[img] Text (FullText)
Alvi Deli Mawadah. NIM 2115050137. FullText.pdf - Published Version

Download (4MB)

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini yaitu adanya perbedaan epistemologi terhadap penafsiran bercorak kebahasaan meskipun menggunakan metodologi yang sama. Perbedaan dari segi sumber yang digunakan oleh al-Zamakhsyari dan al-Syaukani bukan berarti menjadikan hasil penafsiran keduanya berbeda. Keduanya sama-sama menafsirkan surat al-Nāzi'āt ayat 1 sebagai malaikat yang mencabut nyawa. Oleh karena itu perlu adanya penelitian mengenai perbandingan epistemologi tafsir kebahasaan guna mendapatkan persamaan maupun perbedaan pada penafsiran. Tujuan penelitian ini adalah: Epistemologi tafsir kebahasaan, persamaan epistemologi tafsir kebahasaan dan perbedaan epistemologi tafsir kebahasaan dari ketiga mufassir. Jenis penelitian ini adalah kualitatif berbasis library research dan sumber data yang digunakan yaitu: Al-Qur’an, Tafsīr al-Kasysyāf, tafsir Fath al-Qadīr, tafsir al-Bayani li al-Qur’an al-Karim, Epistemologi Tafsir Kontemporer dan beberapa literatur pendukung yang relevan dengan pembahasan ini. Teknik analisa yang digunakan yaitu analisis komparatif. Hasil dari penelitian ini yaitu, pertama, epistemologi tafsir yang digunakan oleh ketiga mufassir dari segi sumber yaitu al-ma'tsur dan al-ra'yu. Sumber penafsiran yang digunakan oleh al-Zamakhsyari yaitu al-ra'yu. Al-Syaukani dan Bint al-Syathi' menggunakan sumber al-ma'tsur dan al-ra'yu. Dari segi metode, metode penafsiran ketiga mufassir yaitu tahlili. Dari segi validitas, kedua mufassir yaitu al-Zamakhsyari dan al-Syaukani menganut dua teori yaitu teori koherensi dan sintaksis dan Bint al-Syathi' menganut teori koherensi, korespondensi dan sintaksis. Kedua, persamaan epistemologi ketiga mufassir dari segi sumber yaitu sama-sama menafsirkan menggunakan sumber al-ra'yu. Dari segi metode ketiga mufassir menerapkan metode tahlili yaitu menafsirkan sesuai tartib mushafi, mencantumkan nama surat dan mencantumkan kaidah makkiyah madaniyah. Dari segi validitas, ketiga mufassir sama-sama menganut teori koherensi dan sintaksis. Ketiga, perbedaan epistemologi ketiga mufassir dari segi sumber yaitu al-Zamaksyari menggunakan sumber al-Ra'yu sedangkan al-Syaukani dan Bint al-Syathi' memakai sumber al-ma'tsur dan al-ra'yu. Dari segi metode, ketiga mufassir berbeda dalam pencantuman nama lain surat dan keterangan mengenai jumlah ayat. Dari segi validitas, perbedaan terdapat pada teori korespondensi yang mana al-Zamakhsyari dan al-Syaukani tidak menganut teori korespondensi, sedangkan Bint al-Syathi' menganut teori korespondensi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Epistemologi, Tafsir, Bahasa
Subjects: P Language and Literature > AR Arabic Literature
P Language and Literature > PJ Semitic
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Depositing User: Ruang Baca FUSA
Date Deposited: 06 Mar 2025 04:35
Last Modified: 06 Mar 2025 04:35
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/24847

Actions (login required)

View Item View Item