Pembayaran Upah Pengobatan Tradisional di Tanjung Bonai Aur Selatan, Kecamatan Sumpur Kudus, Kabupaten Sijunjung, Perspektif Ujrah

Hasana, Nurul (2025) Pembayaran Upah Pengobatan Tradisional di Tanjung Bonai Aur Selatan, Kecamatan Sumpur Kudus, Kabupaten Sijunjung, Perspektif Ujrah. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (cover-daftar isi)
cover-daftar isi.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (bab 1)
BAB I (2).pdf - Published Version

Download (883kB)
[img] Text (bab iii)
BAB III.pdf - Published Version

Download (921kB)
[img] Text (Bab V-dapus)
Nurul Hasana- 20103040026 - BAB V-daftar pustaka.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (full text)
Nurul Hasana - 2013040026.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (9MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masalah upah yang berbeda, sehingga menyebabkan konflik ketidakadilan antar pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik pengobatan tradisional, menganalisis alasan penetapan upah yang berbeda, dan menganalisis perspektif ujrah terhadap upah yang berbeda. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan, berlokasi di Tanjung Bonai Aur Selatan dengan informan penelitian dukun dan pasien. Pemilihan informan dengan teknik purposive. Teknik pengumpulan data berdasarkan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik pengolahan data menggunakan metode Creswell. Teknik analisis data kualitatif menggunakan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menujukkan bahwa Pertama, dukun menggunakan urut dan bahan alami untuk obat seperti kunyit, jahe, daun sereh, beras, air putih, dan do’a sebagai elemen penting dalam proses penyembuhan, pasien yang berkunjung mulai dari anak-anak, dewasa, dan lansia. Kedua, Penetapan upah dilakukan berdasarkan status sosial, kondisi ekonomi, dan jenis penyakit pasien. Ketiga, dari perspektif ujrah dalam Islam, upah harus memenuhi prinsip keadilan, transparansi, dan kesepakatan antara pemberi dan penerima jasa. Sistem upah yang mempertimbangkan status sosial dan ekonomi pasien dapat memberikan kemudahan bagi yang kurang mampu, namun berpotensi menimbulkan ketidakadilan. Sebaliknya, penetapan upah berdasarkan jenis penyakit lebih sesuai dengan konsep ujrah al-misli, yang mempertimbangkan tingkat kesulitan dan manfaat jasa. Oleh karena itu, transparansi dan kesepakatan dalam penetapan upah menjadi faktor kunci dalam memastikan sistem yang lebih adil sesuai dengan prinsip Islam.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Pengobatan tradisional, upah, ujrah, keadilan sosial, kemaslahatan.
Subjects: Tajuk Subjek > Agama Islam > Fiqih > Muamalah
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Syari'ah
Depositing User: Ruang Baca Fakultas Syariah
Date Deposited: 05 Mar 2025 04:50
Last Modified: 05 Mar 2025 04:50
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/24583

Actions (login required)

View Item View Item