PENAFSIRAN LAHW AL-HADITS DALAM PERSPEKTIF TAFSIR INDONESIA: ANALISIS HERMENEUTIKA HANS GEORG GADAMER

Fitra, Akhmad Aidil (2025) PENAFSIRAN LAHW AL-HADITS DALAM PERSPEKTIF TAFSIR INDONESIA: ANALISIS HERMENEUTIKA HANS GEORG GADAMER. Masters thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (Coffer-Daftar Pustaka)
aaa cofer-daftar pustaka.pdf - Published Version

Download (474kB)
[img] Text (BAB 1)
Bab 1.pdf - Published Version

Download (279kB)
[img] Text (BAB 3)
Bab 3.pdf - Published Version

Download (174kB)
[img] Text (BAB 5- DAFTAR PUSTAKA)
Bab 5 dan Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (248kB)
[img] Text (TESIS FULL)
Tesis Ful Ripositori.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Penafsiran lahw al-hadits dalam wacana tafsir masih terbatas pada makna literal. Penafsiran yang ada belum mampu mengaktualisasikan al-Qur’an dengan realitas kehidupan masyarakat. Dalam konteks ke-Indonesiaan, penafsiran lahw al-hadits telah direlevansikan dengan kondisi politik, sosial dan budaya yang tumbuh di Indonesia. Oleh karena itu penelitian ini akan memfokuskan pada tiga mufassir Indonesia yaitu, Hasbi Ash-Shiddieqy, Buya Hamka dan Quraish Shihab dengan pembacaan hermeneutika Hans Georg Gadamer untuk melihat keterpengaruhan sosial-budaya dalam produk penfasiran mereka terhadap lahw al-hadits. Oleh karena itu inilah tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana penafsiran lahw al-hadits dalam perspektif tafsir Indonesia dengan pembacaan hermeneutika Hans Georg Gadamer. Dengan menggunakan metode kualitatif berbasis teks dan dianalisis dengan teori hermeneutika Gadamer. Hasil penelitian ini sebagai berikut. Pertama, situasi politik, sosial dan budaya Hasbi Ash Shiddieqy, Buya Hamka dan Quraish Shihab sangatlah kompleks. Hasbi Ash-Shiddieqy pergulatannya dalam dunia akademik khususnya pada Fakultas Syariah turut mewarnai pemikirannya, khusnya idenya yang menginginkan fikih yang berkepribadian Indonesia. Adapun Buya Hamka bergabung dengan Muhammadiyah hingga menjadi anggota Konstituante dari Fraksi Masyumi sangat mewarnai pemikirannya. Terakhir adalah Muhammad Quraish Shihab, lahir dalam lingkungan keluarga dengan budaya akademik yang kuat. Perjalanan akademiknya diawali dengan ayahnya Abdurrahman Shihab, gurunya Habib Abdul Qadir Bilfaqih dan pengaruh Syekh Abdul Halim Mahmud ketika ia belajar di Mesir. Sangat mempengaruhi konstruksi berfikirnya. Kedua, lahw al-hadits diterjemahkan oleh Hasbi Ash-Shiddieqy dengan semua hal yang melalaikan dari kebajikan, lahw al-hadits diarahkannya pada buku-buku bacaan cabul dan musik-musik yang maksiat. Buya Hamka menterjemahkan lahw al-hadits dengan permainan kata, lahw al-hadits dikontekstualisasikannya dengan nyanyian di acara perkawinan, Nasakom, dan din ilahi di India. Quraish Shihab mengartikan lahw al-hadits dengan ucapan yang melengahkan, lahw al-hadits di tafsirkannya secara umum bukan hanya sekedar ucapan tapi juga semua aktivitas yang melengahkan. Ketiga, pembacaan hermeneutika Gadamer menunjukan fakta bahwa historical effected sangat mempengaruhi Hasbi Ash-Shiddieqy seperti latar belakangnya sebagai akademisi dan pengaruh tafsir Al-Maraghi. Begitupun Quraish Shihab konstruksi pemikirannya dipengaruhi oleh ayah dan gurunya yang moderat. Historical effected membentuk pra pemahaman ketiga mufassir. Selanjutnya adalah fusion of horizon, horizon teks bertemu dengan horizon ketiga mufassir yang telah dipengaruhi oleh historical effected berhasil dengan ciamik dilakukan oleh ketiga mufassir. Terakhir adalah aplikasi, lahw al-hadits dapat dikontekstualisasikan seperti dalam konteks politik seperti survei abal-abal dan obrolan politik di “warung kopi”. Untuk konteks sosial dan budaya seperti hoax, sosmed (sosial media), dan konser musik.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Tafsir Nusantara, Hermeneutika Al-Qur'an, Tafsir Kontemporer
Subjects: Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan > Tafsir Al-Qur'an
Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan > Ilmu Tafsir
Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan > Kritik dan Komentar Mengenai Al-Qur'an
Divisions: Program Pascasarjana > Program Magister > Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir
Depositing User: Pusat Riset Pascasarjana
Date Deposited: 03 Mar 2025 06:13
Last Modified: 03 Mar 2025 06:13
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/24499

Actions (login required)

View Item View Item