Surulloh, Intan (2025) Israf dalam Al-Qur'an Perspektif Tafsir Al-Munir. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (cover dll)
COVER - DAFTAR ISI Intan Surulloh.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version Download (841kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version Download (460kB) |
|
|
Text (BAB V - DAFTAR PUSTAKA)
BAB V - DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (464kB) |
|
|
Text (FULL TEXT)
FULL TEXT.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketertarikan penulis terhadap fenomena israf, yang semakin marak di era modern ini. Kemajuan yang pesat tersebut tentunya akan memudahkan masyarakat untuk melakukan berbagai aktivitas tanpa memandang batas usia dan status sosial. Namun, hal ini juga berpotensi membawa seseorang terjerumus ke dalam gaya hidup konsumtif yang berlebihan. Tanpa landasan iman yang kuat, seseorang bisa terpengaruh oleh arus perkembangan zaman dan cenderung melakukan tindakan yang dilarang oleh agama, salah satunya adalah berbuat israf, yang dapat merugikan diri sendiri maupun lingkungan sekitar. Penelitian ini termasuk penelitian library research (studi pustaka) dengan sumber data primer berupa kitab tafsir al-Munir karya Wahbah al-Zuhaili dan data sekunder berupa kitab-kitab tafsir yang lain, serta karya ilmiah lainnya seperti buku, kamus, skripsi, jurnal, artikel dan literatur lain yang berkaitan dengan penelitian ini. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan mengumpulkan ayat-ayat israf yang dilihat dari penafsiran Wahbah al-Zuhaili dalam tafsir al-Munir. Kemudian penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan, bahwa israf adalah perilaku berlebihan dan melampaui batas dalam melakukan sesuatu, yang bertentangan dengan syariat Islam. Israf memiliki beberapa macam tema, diantaranya; israf dalam konteks makan dan minum, israf dalam konteks shadaqah, israf dalam konteks kemaksiatan/kekafuran, dan israf dalam konteks pembunuhan ataupun dalam konteks lainnya. Dampak dari perbuatan israf itu sendiri terdiri dari beberapa aspek yang dapat merugikan seseorang, diantaranya ialah aspek keagamaan, aspek sosial, aspek ekonomi, dan aspek kesehatan. Adapun cara menghindari perbuatan israf ialah dengan senantiasa bertakwa kepada Allah SWT, bertaubat kepada-Nya atas dosa yang pernah dilakukan, berpegang teguh kepada kitab suci al-Qur’an, selalu berdo’a kepada Allah dengan jiwa yang bersih dan suci, dan berlaku adil dalam melakukan suatu perkara. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan peningkatan kesadaran masyarakat akan bahaya israf dan pentingnya hidup moderat sesuai dengan ajaran agama, agar praktik israf tidak terjadi dikalangan masyarakat.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Israf, al-Qur’an, Tafsir al-Munir |
| Subjects: | Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan > Ilmu Tafsir |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir |
| Depositing User: | Ruang Baca FUSA |
| Date Deposited: | 24 Mar 2025 01:50 |
| Last Modified: | 24 Mar 2025 01:50 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/24450 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
