Ramadhan, M. Haris (2025) Kadar Susuan Bayi Yang Mengakibatkan Hubungan Mahram Perspektif Mazhab Maliki dan Mazhab Syafi'i. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover dll)
M. Haris Ramadhan-2113020033-Cover sampai Daftar Isi.pdf - Published Version Download (2MB) |
|
|
Text (Bab 1)
M. Haris Ramadhan-2113020033-BAB I.pdf - Published Version Download (813kB) |
|
|
Text (Bab 3)
M. Haris Ramadhan-2113020033-BAB III.pdf - Published Version Download (665kB) |
|
|
Text (Bab V-dapus)
M. Haris Ramadhan-2113020033-BAB V Dan Daftar Pustaka_removed.pdf - Published Version Download (837kB) |
|
|
Text (Fulltext)
M. Haris Ramadhan-2113020033-FULL TEXT.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (8MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya perbedaan pendapat Mazhab Maliki dan Mazhab Syafi’i tentang kadar susuan yang mengakibatkan mahram. Mazhab Maliki berpendapat bahwa sedikit atau banyaknya susuan dapat mengakibatkan mahram walaupun satu kali usapan bersumber dalam kitab al-Kafi fi Fiqh Ahli Madinah, sedangkan Mazhab Syafi’i berpendapat bahwa kadar susuan yang mengakibatkan mahram yaitu 5 kali susuan bersumber dalam kitab Raudhah ath-Thalibin. Rumusan masalah dalam skripsi ini adalah adanya perbedaan pendapat mengenai kadar susuan yang mengakibatkan mahram menurut Mazhab Maliki dan Mazhab Syafi’i?. Adapun pertanyaan penelitian dalam skripsi ini adalah 1) Apa dalil yang digunakan Mazhab Maliki dan Mazhab Syafi’i mengenai kadar susuan yang mengakibatkan mahram? 2) Apa penyebab perbedaan pendapat Mazhab Maliki dan Mazhab Syafi’i mengenai kadar susuan yang mengakibatkan mahram? 3) Pendapat mana yang rajih antara Mazhab Maliki dan Mazhab Syafi’i mengenai kadar susuan yang mengakibatkan mahram?. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan, yaitu penelitian dengan menelaah kitab-kitab dan buku-buku yang berkaitan dengan masing-masing Mazhab. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, maka penulis menyimpulkan bahwa dalil yang digunakan Mazhab Maliki yaitu Qawl Sahabi, sedangkan Mazhab Syafi’i menggunakan Hadis. Penyebab perbedaan pendapat Mazhab Maliki dan Mazhab Syafi’i yaitu berbeda dalam menggunakan dalil. Pendapat yang rajih adalah pendapat Mazhab Syafi’i karena menurut penulis berdasarkan segi kekuatan dalil bahwa dalil Hadist Nabi SAW lebih kuat dibandingkan Qawl Sahabi, maka pendapat tentang 5 kali susuan yang dapat mengakibatkan mahram merupakan pendapat yang rajih. Selain itu dengan 5 kali susuan menurut illat dan penelitian ilmu medis yaitu dapat menumbuhkan daging dan memperkuat tulang bagi bayi.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kadar Susuan, Mahram, Mazhab Maliki, Syafi’i |
| Subjects: | Tajuk Subjek > Agama Islam > Fiqih > Hukum Keluarga, Perkawinan, Pernikahan Menurut Islam Agama Islam > Fiqih (Hukum Islam) > Perbandingan Mazhab |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Perbandingan Mazhab |
| Depositing User: | Ruang Baca Fakultas Syariah |
| Date Deposited: | 03 Mar 2025 00:30 |
| Last Modified: | 03 Mar 2025 00:30 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/24442 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
