Nurmaya, Cindi (2025) Konsep Ikhtiar : Studi Komparatif Pemikiran Marcus Aurelius dan Hamka. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover-Daftar isi)
Cindi Nurmaya. 2115010023.COVER-DAFTAR ISI.pdf - Published Version Download (528kB) |
|
|
Text (BAB 1)
Cindi Nurmaya. 2115010023. BAB 1.pdf - Published Version Download (330kB) |
|
|
Text (BAB III)
Cindi Nurmaya. 2115010023. BAB III.pdf - Published Version Download (291kB) |
|
|
Text (BAB V)
Cindi Nurmaya. 2115010023. BAB V.pdf - Published Version Download (305kB) |
|
|
Text (Full Text)
Cindi Nurmaya. 2115010023. skripsi full.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Penulisan skripsi ini dilatar belakangi oleh adanya manusia merasa bahwa apapun yang terjadi adalah kehendak Allah SWT dan tidak perlu adanya usaha yang dilakukannya sebagai bentuk ikhtiar dalam meraih keinginannya. Akan tetapi, usaha merupakan hal yang penting dalam hidup, dengan adanya usaha manusia akan lebih mudah dalam meraih apapun keingginannya sesuai dengan caranya masing masing. Marcus Aurelius dan Hamka sebagai tokoh yang menggunakan usaha untuk mencapai kebahagiaan dan kesuksesan dalam hidup. Penelitian ini menitik beratkan masalah bagaimana pemikiran Marcus Aurelius tentang ikhtiar, bagaimana pemikiran Hamka tentang ikhtiar, dan bagaimana perbandingan pemikiran Marcus Aurelius dan Hamka tentang ikhtiar. Penulisan skripsi ini bertujuan untuk mengetahui pemikiran Marcus Aurelius tentang ikhtiar, untuk mengetahui pemikiran Hamka tentang ikhtiar, dan untuk mengetahui komparasi pemikiran Marcus Aurelius dan Hamka tentang ikhtiar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bersifat studi pustaka (library research), adapun sumber primernya dari buku terjemahan Meditations karya Marcus Aurelius dan Hamka pada karyanya dengan judul Lembaga Hidup (ikhtiar sepenuh hati memenuhi ragam kewajiban untuk hidup sesuai ketetapan ilahi). Sumber sekunder yang penulis gunakan adalah semua buku, jurnal, artikel, penelitian maupun tulisan yang dirasa relevan dengan penelitian ini. Metode analisis data menggunakan pendekatan metode deduktif dan metode analisis konten. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemikiran Marcus Aurelius tentang konsep ikhtiar ialah bahwa adanya keseimbangan antara usaha dan penerimaan terhadap takdir. Pemikiran Hamka tentang konsep ikhtiar bahwa ikhtiar bukan hanya sekadar bekerja keras, tetapi juga usaha sungguh-sungguh untuk menjadi manusia yang lebih baik, sejalan dengan ajaran agama Islam. Kedua tokoh tersebut memiliki persamaan tentang konsep ikhtiar, keduanya sepakat bahwa ikhtiar merupakan kunci untuk mencapai kebahagiaan dan kesuksesan dalam hidup, serta bahwa kebebasan adalah hak dasar yang memungkinkan individu untuk menentukan pilihan dan bertindak sesuai kehendaknya. Marcus dan Hamka mengartikan ikhtiar sebagai usaha aktif dan konsisten dalam membentuk jalan hidup masing-masing. Namun, perbedaan yang mencolok yaitu adanya prinsip dan keyakinan antara Marcus, yang menganut kepercayaan kepada dewa-dewa, dan Hamka, yang berpegang pada ajaran Islam, menciptakan perbedaan dalam tujuan dan makna ikhtiar. Bagi Marcus, tujuan ikhtiar adalah mencapai kehidupan yang baik dan bermoral melalui pengendalian emosi, sedangkan Hamka berfokus pada pencapaian kesempurnaan hidup dan ridho Allah melalui doa dan ketekunan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Marcus Aurelius, Hamka, Ikhtiar |
| Subjects: | U Umum (General) > Filsafat |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Aqidah dan Filsafat Islam |
| Depositing User: | Ruang Baca FUSA |
| Date Deposited: | 26 Feb 2025 04:09 |
| Last Modified: | 26 Feb 2025 04:09 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/24227 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
