Halim, Harisa Aida (2025) Reformasi Nalar Arab-Islam Muhammad Abed Al-Jabiri: Studi Turats. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover-Daftar Isi)
Harisa Aida Halim. NIM 2115010008. Cover-Daftar Isi.pdf - Published Version Download (730kB) |
|
|
Text (BAB I)
Harisa Aida Halim. NIM 2115010008. BAB I.pdf - Published Version Download (332kB) |
|
|
Text (BAB III)
Harisa Aida Halim. NIM 2115010008. BAB III.pdf - Published Version Download (439kB) |
|
|
Text (BAB V dan Daftar Kepustakaan)
Harisa Aida Halim. NIM 2115010008. BAB V dan Daftar Kepustakaan.pdf - Published Version Download (316kB) |
|
|
Text (Skripsi Full)
Harisa Aida Halim. NIM 2115010008. Skripsi Full Teks.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini menitik beratkan masalah pada bagaimana reformasi nalar Arab-Islam menurut Muhammad Abed Al-Jabiri melalui kajian turats? Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana definisi nalar Arab-Islam menurut Muhammad Abed, bagaimana model nalar Arab-Islam menurut Muhammad Abed Al-Jabiri, dan bagaimana urgensi nalar burhani menurut Muhammad Abed Al-Jabiri.Modernitas di Barat menyebabkan timbulnya kesadaran bangsa Arab akan kondisi nalar Arab-Islam yang tidak berkembang seperti seharusnya. Dunia Arab yang mengalami ketertinggalan inilah yang membuat Muhammad Abed Al-Jabiri tertantang untuk menelusuri penyebab problamatika kemunduran Arab-Islam di masa sekarang. Al-Jabiri melawarkan rekonstruksi terhadap nalar Arab-Islam dengan harapan bangkitnya nalar Arab-Islam dan menemui eksistensinya kembali di mata dunia. Al-Jabiri melakukan interpretasi terhadap turats (warisan intelektual masa lalu) dan mengkritik nalar Arab-Islam dalam menghadapi hegemoni modernitas Barat. Jenis penelitian ini adalah library research (studi pustaka). Metode yang digunakan adalah metode kualitatif yaitu suatu pendekatan dengan mengungkap situasi dan kondisi sosial tertentu, mendeskripsikannya dan mengkritisinya secara sistematis. Data-data penelitian diperoleh dari karya-karya Muhammad Abed Al-Jabiri yang membahas tentang nalar Arab-Islam Muhammad Abed Al-Jabiri, dan buku-buku, jurnal dan sumber lainnya. Data-data tersebut kemudian dianalisis secara kritis. Hasil dari penelitian ini diketahui bahwa Al-Jabiri sebagai filosof Islam asal Maroko mendefenisikan nalar Arab Islam menjadi dua konsep utama yang diadopsinya dari teori Lalande yaitu nalar pembentuk (al-‘aql al-mukawin) dan nalar bentukan (al-‘aql al-mukawwan). Menurutnya nalar Arab-Islam merupakan nalar bentukan yang dipengaruhi oleh budaya dan tradisi Arab. Demi memahami akar kemunduran Arab ia menyadari pentingnya mengkritik turats. Al-Jabiri membagi stuktur nalar Arab menjadi tiga pola utama yaitu bayani (otoritas teks), irfani (intuisi) dan buhani (rasio). Al-Jabiri mengkritik nalar bayani dan burhani karena dianggap membatasi perkembangan intelektual. Ia lebih menekankan pentingnya nalar burhani karena mampu melepaskan keterbatasan intelektual dan juga berfungsi sebagai alat untuk merevitalisasi nalar Arab-Islam dan memperoleh kembali kejayaannya.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Muhammad Abed Al-Jabiri, Nalar Arab-Islam, Epistemologi, Turats. |
| Subjects: | U Umum (General) > Filsafat |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Aqidah dan Filsafat Islam |
| Depositing User: | Ruang Baca FUSA |
| Date Deposited: | 24 Feb 2025 06:43 |
| Last Modified: | 24 Feb 2025 06:43 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/24226 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
