Analisis Kebangkrutan Dengan Metode Springate, Zmijewski dan Grover pada Perusahaan Technology yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2020-2023

Nelvia, Nelvia (2024) Analisis Kebangkrutan Dengan Metode Springate, Zmijewski dan Grover pada Perusahaan Technology yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2020-2023. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (Cover - Dll)
Nelvia-2016040036-skripsi cover- daftar isi.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
skripsi Nelvia bab 1.pdf - Published Version

Download (558kB)
[img] Text (BAB III)
skripsi Nelvia bab 3.pdf - Published Version

Download (883kB)
[img] Text (BAB V)
skripsi Nelvia bab 5-daput.pdf - Published Version

Download (377kB)
[img] Text (Fulltext)
Nelvia-2016040036- skripsi full text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perusahaan mengalami kebangkrutan menggunakan analisis metode Springate, Zmijewski dan Grover pada perusahaan Technology. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data keuangan yang berasal dari annual report perusahaan Technologydi Bursa Efek Indonesia tahun 2020 sampai tahun 2023. Alat analisis yang digunakan adalah uji beda Kruskall-Wallis menggunakan SPSS22. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan terdapat perbedaan signifikan antara metode Springate, Zmijewski dan Grover dalam menganalisis kebangkrutan pada perusahaan Technology. Tahun 2020 dengan jumlah 20 perusahaan yang dianalisis dengan metodeSpringate menyatakan terdapat 8 perusahaan yang bangkrut. Metode Zmijewski menyatakan terdapat 2 perusahaan yang bangkrut. Sedangkan pada metode Grover menyatakan terdapat 2 perusahaan yang bangkrut.Pada tahun 2021 dengan jumlah 27 perusahaan yang dinalisis dengan metode Springate menyatakan terdapat 8 perusahaan yang bangkrut, Metode Zmijewski menyatakan terdapat 2 perusahaan yang bangkrut. Sedangkan pada metode Grover menyatakan terdapat 3 perusahaan yang mengalami kebangkrutan. Pada tahun 2022 dengan jumlah 32 perusahaan yang dinalisis dengan metode Springate menyatakan terdapat 6 perusahaan yang bangkrut. Metode Zmijewski menyatakan terdapat 2 perusahaan yang bangkrut. Sedangkan metode Grover menyatakan terdapat 3 perusahaan yang bangkrut. Dan yang berada dalam gray area terdapat 1 perusahaan. Pada tahun 2023 dengan jumlah 41 perusahaan yang dianalisis dengan metode Springate menyatakan terdapat 15 perusahaan yang bangkrut. Metode Zmijewski menyatakan terdapat 4 perusahaan yang bangkrut. Sedangkan pada metode Grover terdapat 7 perusahaan yang bangkrut, dan yang tidak bangkrut terdapat 34 perusahaan.Dari ketiga Metode yaitu metode Springate, Zmijewski dan Grover Metode Springate merupakan metode yang lebih mampu memprediksi kebangkrutan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kebangkrutan, Springate, Zmijewski, Grover.
Subjects: Agama Islam
Tajuk Subjek > Ilmu Sosial > Ilmu Ekonomi
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Akuntansi Syariah
Depositing User: Ruang Baca FEBI
Date Deposited: 27 May 2025 05:04
Last Modified: 27 May 2025 05:04
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/21782

Actions (login required)

View Item View Item