Susanti, Susanti (2021) Tradisi Baban dalam Upacara Kematian di Kenagarian Kampung Batu Dalam Kecamatan Danau Kembar kabupaten Solok. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang.
|
Text (Bab I)
Susanti 1711020135 BAB 1.pdf - Published Version Download (408kB) |
|
|
Text (Bab II)
Susanti 1711020135 BAB II.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (482kB) |
|
|
Text (Bab III)
Susanti 1711020135 BAB III.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (452kB) |
|
|
Text (Bab IV)
Susanti 1711020135 BAB IV.pdf - Published Version Download (312kB) |
|
|
Text (Cover)
Susanti 1711020135 Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (828kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Susanti 1711020135 DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (325kB) |
|
|
Text (Fullteks)
Susanti 1711020135 Full Teks.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Adapun yang menjadi permasalahan dalam penelitian ini adalah Tradisi baban sebuah tradisi masyarakat Kenagarian Kampung Batu Dalam, yang dilakukan ketika ada sesorang yang meninggal dalam keluarganya. Jika tidak melaksanakan biasanya akan jadi gunjingan di tengah-tengah masyarakat dan dikatakan tidak tahu di adat, dan menilai matinya seperti hewan. Sebagai batasan masalah dalam penelitian ini adalah bagaiamana Sejarah, pelaksanaan, pandangan masyarakat dan nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi baban dalam upacara kematian. Dalam melakukan penelitian penulis mengunakan metode historis sejarah yang dilakukan dengan beberapa tahap: heuristik, kritik sumber, sintesis, dan penulisan. Pengumpulan data yang penulis lakukan adalah dengan sumber wawancara, dan dokumentasi. Hasil penellitian ini mengungkapkan bahwa, tradisi ini lahir pada waktu penyusunan hukum adat di Kenagarian Kampung Batu Dalam. Tahun pasti lahirnya tradisi ini tidak diketahui namun yang pasti pada abad ke-19. Tradisi baban dilaksanakan oleh keluarga si mayat dan induak bako. Pelaksanaan tradisi baban adalah anak pisang dengan induak bakonya, ada 2 prosesi pelaksanaan jenazah yaitu sebelum dan sesudah di kuburkan. Pandangan masyarakat terhadap tradisi baban, mereka menyetujui adanya tradisi baban karena warisan nenek moyang mereka yang harus dihormati dan dilestarikan. Nilai-nilai yang terkandung di dalam tradisi baban yaitu terdapat pada isi baban yang diberikan kepada induak bako dan hubungan antara anak pisang dengan induak bako.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Tradisi Baban, Kematian, Kampung Batu |
| Subjects: | U Umum (General) > Sejarah |
| Divisions: | Fakultas Adab dan Humaniora > Sejarah Peradaban Islam |
| Depositing User: | Users 78 not found. |
| Date Deposited: | 11 Aug 2022 09:22 |
| Last Modified: | 20 Jun 2024 09:38 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/10467 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
