Penerapan Substansi Akhlak Terhadap Pasangan Kumpul Kebo Menurut UU No.1 Tahun 1974 (Studi Kasus di Nagari Sungai Buluh Kecamatan Batang Anai Kabupaten Padang Pariaman)

Annisa Furqoni, Annisa (2019) Penerapan Substansi Akhlak Terhadap Pasangan Kumpul Kebo Menurut UU No.1 Tahun 1974 (Studi Kasus di Nagari Sungai Buluh Kecamatan Batang Anai Kabupaten Padang Pariaman). Skripsi thesis, UIN IB Padang.

[img] Text (cover, persetujuan pembimbing, abstract, abstrak)
cover, persetujuan pembimbing dan abstrak.pdf - Published Version

Download (275kB)
[img] Text (BAB 1)
11 BAB I.pdf - Published Version

Download (242kB)
[img] Text (BAB 2)
12 BAB II.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (334kB)
[img] Text (BAB 3)
13 BAB III.pdf - Published Version

Download (231kB)
[img] Text (BAB 4)
14 BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (226kB)
[img] Text (BAB 5)
15 BAB V.pdf - Published Version

Download (71kB)
[img] Text (daftar pustaka)
16 DARTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (79kB)
[img] Text (skripsi gabungan)
skripsi gabungan.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (8MB)

Abstract

ABSTRAK Skripsi ini berjudul PENERAPAN SUBSTANSI AKHLAK TERHADAP PASANGAN KUMPUL KEBO MENURUT UU NO. 1 TAHUN 1974 (Studi Kasus di Nagari Sungai Buluh, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten padang Pariaman). Disusun oleh Annisa Furqoni, Nim 1513010014 Jurusan Hukum Keluarga, Fakultas Syariah UIN Imam Bonjol Padang. Skripsi ini berlatarbelakangi oleh Fenomena yang terjadi dalam masyarakat Nagari Sungai Buluh, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman yaitu tinggal bersama tanpa adanya ikatan perkawinan suami-istri atau dengan sebutan umum yang dikenal masyarakat dengan istilah kumpul kebo. Maka skripsi ini bertujuan pertama untuk mengetahui penyebab terjadinya pasangan suami istri yang sudah bercerai tinggal serumah di Nagari Sungai Buluh, Kecamatan Batang Anai tersebut. Kedua untuk menegatahui pandangan masyarakat terhadap pasangan suami istri yang sudah bercerai tinggal serumah di Nagari Sungai Buluh, Kecamatan Batang Anai. Ketiga untuk mengetahui respon tokoh adat dan tokoh agama terhadap pasangan suami istri yang sudah bercerai tinggal serumah di Nagari Sungai Buluh, Kecamatan Batang Anai. Keempat, untuk mengetahui tinjauan hukum Islam terhadap pasangan suami istri yang sudah bercerai tinggal serumah di Nagari Sungai Buluh, Kecamatan Batang Anai. Dalam penelitian ini menggunakan penelitian lapangan (field research) dengan metode penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk mengetahui pandangan masyarakat terhadap pasangan yang sudah bercerai tetapi masih tinggal serumah, dengan cara deskripsi dalam bentuk kata-kata dan bahasa, dengan memanfaatkan berbagai metode alamiah. Dapat diambil kesimpulan pertama faktor penyebab pasangan kumpul kebo adalah mantan suami tidak memiliki pekerjaan tetap dan tempat tinggal, dikhawatirkan nanti anak tidak stabil dan tempramental, terjadi karena pada tingkat pasangan suami istri yang kurang mengenal tatanan norma hukum sehingga melakukan perbuatan kumpul kebo, dan dalam keadaan emosi sehingga mengucapakan kata thalaq. Kedua, respon masyarakat nanti akan negatif dan menimbulkan fitnah. Ketiga, respon tokoh adat adalah berupa pengucilan dan pengusiran, dan respon tokoh agama adalah sudah diberi nasihat tetapi tidak didengar oleh pelaku kumpul kebo. Keempat, menurut hukum Islam pelaku kumpul kebo diberi sanksi yaitu hukuman ta’zir. Kata Kunci : Kumpul Kebo

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
Divisions: Fakultas Syari`ah > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Hukum Tata Negara Islam (Jinayah Siyasah)
Date Deposited: 27 Feb 2020 01:52
Last Modified: 27 Feb 2020 01:52
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/5531

Actions (login required)

View Item View Item