Analisis Pendapat Ibnu Hazm Tentang Penyelesaian Kasus Kekurangan Dan Kelebihan Harta Warisan

Muzibrrahman, Muzibrrahman (2015) Analisis Pendapat Ibnu Hazm Tentang Penyelesaian Kasus Kekurangan Dan Kelebihan Harta Warisan. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (87kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB 1.pdf

Download (203kB) | Preview
[img] Text
BAB 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (222kB)
[img]
Preview
Text
BAB 3.pdf

Download (326kB) | Preview
[img] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (271kB)
[img]
Preview
Text
BAB 5.pdf

Download (83kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (96kB) | Preview

Abstract

Penulisan skripsi ini dilata rbelakangi karena perbedaan pendapat ula ma tentang penyelesaian kekuran g an dan kelebihan har t a. Jumhur ulama berpendapat penyelesaian kasus kekurangan da n sisa harta tersebut diselesai kan dengan jalan ‘aul dan radd sedangkan Ibnu Hazm berbeda pendapat dengan pendapat Jumhur tersebut, beliau mengatakan tidak adanya ‘aul dan radd pada kewarisan ahli waris furudh . Adapun y ang menjadi rumusan masalah dalam skripsi ini adalah : B agaimana pendapat Ibnu Hazm tentang penyelesaian kekurangan dan kelebihan harta warisan . A pa alasan Ibnu hazm tentang penyelesaian kekurangan dan kelebihan harta warisan . Bagaimana metode istinbath hukum yang digunakan oleh Ibnu Hazm tentang penyelesaian kekurangan dan kelebihan harta warisan . Penulis bertujuan untuk Mengetahui tentang penyelesaian kekurangan dan kelebihan harta warisan menurut Ibnu Hazm , A lasan dan m etode istinbat hukum yang diguna kan oleh Ibnu Hazm . Untuk menjawab permasalahan ini penulis menggunakan metode penelitian kepustakaan ( library r esearch ). Penelitian kepustakaan merupakan suatu penelitian yang dilakukan dengan cara membaca karya - karya yang terkait dengan masalah yang akan diteliti kemudian mencatat bagian yang memuat kajian penelitian. Artinya penelitian ini dilakukan denga n mengumpulkan da ta - data primer yaitu karya Ibnu Hazm kitab al - Muhalla, al - Ihkam fi ushul al - Ahkam dan data sekunder sebagai data pendukung yang lain, y aitu karya - karya yang berhubungan dengan pembahasan tentang penyelesaian k ekurangan dan kelebihan harta warisan dengan metode analisi s data menggunakan metode deskriptif analisis . Setelah mengan alisis , maka pen ulis dapat mengambil kesimpulan . Ibnu Hazm berpendapat pada kasus kekurangan harta tidak dengan jalan ‘aul tetapi dengan cara mendahulukan ahli waris furudh yang tidak berobah fur u d h - nya menjadi asha bah dan mengakhirkan ahli waris furudh yang dapat berobah furudh - nya menjadi ashobah , dengan alasan dan metode istibat hukum mengikuti pendapat Ibnu Abbas yang sesuai dengan teks al - Qur’an . Kemudian d alam kasus kelebihan harta warisan I bnu Hazm mengatakan sisa harta tersebut dis erahkan untuk kemaslahatan umat Islam tidak dikembalikan kepada ahli waris furudh dan dzawi arham karena tidak ada dalil yang mewajibkan dan mensahkan mereka mendapat sisa harta dalam al - Qur’an, al - Sunnah dan ijma’ . J ika ada ahli waris dzawil arham dalam keadaan miskin maka diserahkan terlebih dahulu kepada mereka sesuai dengan kemiskinannya, dan sisanya baru di b erikan untuk kemaslahatan umat Islam . Pendapat Ibnu Hazm tentang dzawil arham mendapat viii kelebihan harta warisan karena miskin berdasarkan teks al - Qur’an surat al - Nisa’ ayat 8 .

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: Psicology Teology Religion > BL Religion
Divisions: Fakultas Syari`ah > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Perpus UIN IB Padang
Date Deposited: 20 Feb 2018 19:56
Last Modified: 23 Aug 2018 03:06
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/548

Actions (login required)

View Item View Item