Hukuman Kebiri Bagi Pelaku Pedofilia Menurut MUI Sumatera Barat

EDRIS, - (2018) Hukuman Kebiri Bagi Pelaku Pedofilia Menurut MUI Sumatera Barat. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (COVER,PENGESHAN DAN ABSTRAK)
Cover_Persetujuan_Abstrak.pdf - Published Version

Download (669kB)
[img] Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version

Download (770kB)
[img] Text (BAB II)
BAB II.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (883kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version

Download (832kB)
[img] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] Text (BAB V)
BAB V.pdf - Published Version

Download (533kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (639kB)
[img] Text (FILE GABUNGAN)
Skripsi Full.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Skripsi ini ditulis oleh Edris, NIM. 312.360, dengan judul “Hukuman Kebiri Bagi Pelaku Pedofilia Menurut MUI Sumatera Barat”, pada jurusan Jinayah Siyasah Fakultas Syari’ah Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya aturan pemerintah yang menghukum pelaku pedofilia dengan hukuman kebiri. Aturan pemerintah ini didebatkan oleh banyak kalangan termasuk Anggota Komisi Fatwa MUI Propinsi Sumatera Barat. Pertanyaan penelitian yang akan dijawab dalam penelitian ini adalah pandangan Anggota Komisi Fatwa MUI Sumatera Barat tentang hukuman kebiri bagi pelaku pedofilia. Dasar-dasar padangan anggota Komisi Fatwa MUI Sumatera Barat terhadap hukuman kebiri bagi pelaku pedofilia. Metode penetapan hukum yang digunakan Anggota Komisi Fatwa MUI Sumatera Barat terhadap hukuman kebiri bagi pelaku pedofilia. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pandangan serta dasar-dasar padangan Anggota Komisi Fatwa MUI Sumatera Barat terhadap hukuman kebiri bagi pelaku pedofilia dan metode penetapan hukum yang digunakan Anggota Komisi Fatwa MUI Sumatera Barat terhadap hukuman kebiri bagi pelaku pedofilia. Penulis melakukan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif, seperti pengumpulan data-data langsung dari lapangan baik dalam bentuk wawancara intensif atau dengan langkah dokumentasi. Sedangkan analisis data menggunakan deskriptif analisis. Dari penelitian tersebut dapat disimpulkan pertama, pandangan Anggota Komisi Fatwa MUI Sumatera Barat tentang hukuman kebiri bagi pelaku pedofilia adalah, jika dikaji dari literatur hukum Islam Anggota Komisi Fatwa MUI Sumatera Barat berpandangan, hukuman kebiri haram untuk dilakukan berdasarkan kepada hadis Nabi SAW. Selain itu, hukuman kebiri tidak pernah dikenal dalam hukum Islam. kebiri yang dijadikan hukuman bagi pelaku pedofilia, sebagian Anggota Komisi Fatwa MUI Sumatera Barat ada yang menyatakan setuju. Alasannya sebagai aspek jera bagi pelaku pedofila agar tidak mengulangi lagi perbuatannya dan mencegah masyarakat agar tidak melakukan tindak pidana pedofilia. Yang lain mengatakan tidak setuju alasannya, dengan diberlakukan kebiri tidak memberikan efek jera, kalaulah dikatakan bahwa hukuman kebiri memberikan efek jera bagi yang bersangkutan, hal itu perlu juga diuji. Kedua, dasar-dasar hukum yang digunakan Anggota Komisi Fatwa MUI Sumatera Barat terhadap hukuman kebiri bagi pelaku pedofilia yaitu: hadis Rasulullah SAW tentang larangan mengebiri diri dan larangan hidup membujang, mengunakan Ra’yu (Nalar) dan kemudian ada juga menggunakan kaidah fiqih. Ketiga, metode penetapan hukum yang digunakan Anggota Komisi Fatwa MUI Sumatera Barat terhadap hukuman kebiri bagi pelaku pedofilia yaitu: Metode qiyas, maslahah mursalah, Istihsan, dan Sadd Zari’ah.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Tata Negara Islam
Depositing User: Users 21 not found.
Date Deposited: 30 Aug 2019 07:16
Last Modified: 30 Aug 2019 07:16
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/3266

Actions (login required)

View Item View Item