Hukum Wasiat Kepada Kafir Harbi Studi Komparatif Pendapat Hanafiyah dalam Kitab Fath al-Qadir dan Syafi

ROSA AGUSTINA, - (2018) Hukum Wasiat Kepada Kafir Harbi Studi Komparatif Pendapat Hanafiyah dalam Kitab Fath al-Qadir dan Syafi. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (COVER. PENGESAHAN DAN ABSTRAK)
COVER. PENGESAHAN DAN ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (3MB)
[img] Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version

Download (405kB)
[img] Text (BAB II)
BAB II.pdf - Published Version

Download (432kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version

Download (479kB)
[img] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (299kB)
[img] Text (BAB V)
BAB V.pdf - Published Version

Download (89kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR KEPUSTAKAAN.pdf - Published Version

Download (105kB)
[img] Text (FILE GABUNGAN)
FILE GABUNGAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Skripsi ini berjudul “Studi Komparatif Pendapat Hanafiyah dalam Kitab Fath al-Qadir dan Syafi’iyah dalam Kitab al-Majmu’ li Syarh al- Muhadzdzab tentang Hukum Wasiat Kepada Kafir Harbi’’ ditulis oleh Rosa Agustina, NIM 1413020631. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perbedaan pendapat antara Hanafiyah dan Syafi’iyah tentang Hukum Wasiat Kepada Kafir Harbi. Hanafiyah berpendapat bahwa tidak sah hukumnya berwasiat kepada kafir harbi. Sedangkan Syafi’iyah berpendapat bahwa hukum berwasiat kepada kafir itu sah. Rumusan masalah dalam skripsi adalah mengapa ulama Hanafiyah dan ulama Syafi’iyah berbeda dalam menentukan hukum wasiat kepada kafir harbi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis penyabab terjadinya perbedaan pendapat dan mengetahui pendapat yang terkuat antara Ulama Hanafiyah dan Syafi’iyah. Oleh karena itu, penulis melakukan penelitian perpustakaan (library research), yaitu menelaah dan mengkaji kitab-kitab Hanafiyah dan Syafi’iyah. Setelah data terkumpul, kemudiaan dianalisis dengan menggunakan studi komparatif yaitu memperbandingkan antara kedua pendapat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penyebab perbedaan pendapat antara Hanafiyah dan Syafi’iyah tentang Hukum Wasiat Kepada Kafir Harbi karena berbeda dalam memahami al-Qur’an surat al-Muntahannah ayat 8-9  Menurut Hanafiyah tidak sah hukumnya berwasiat kepada kafir harbi, karena pada ayat ini menunjukkan bahwa orang yang diperangi tidak boleh berbuat baik kepadanya. Syafi’iyah mengatakan bahwa hukum berwasiat kepada kafir harbi adalah sah, didalam ayat ini Allah hanya melarang jangan terlalu dekat dengan orang yang memerangi umat Islam, karena kekufuran tidak menghapuskan hak memiliki, dan Syafi’iyah menggunakan qiyas kepada hibah. Pendapat yang terkuat adalah pendapat Hanafiyah adalah pertama, karena dalam surat al-Mumtahannah ayat 8-9 menunjukkan orang yang diperangi tidak boleh berbuat baik kepadanya, berarti tidak sah hukumnya jika berwasiat kepada kafir harbi (orang yang memerangi agama Islam). Kedua Ulama Hanafiyyah melihat dari segi tujuan wasiat yaitu memberikan manfaat kepada orang yang diwasiati padahal ada perintah untuk memerangi kafir harbi). Secara pemikiran penulis sendiri tidak mungkin orang yang beragama Islam memberi wasiat kepada kafir harbi, sebab kafir harbi merupakan musuh bagi umat Islam, sampai mereka mau tunduk dan menghormati nilai-nilai Islam.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Syariah > Perbandingan Mazhab
Depositing User: Users 20 not found.
Date Deposited: 29 Aug 2019 03:29
Last Modified: 29 Aug 2019 03:29
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/3138

Actions (login required)

View Item View Item