Tradisi Mahar Enam Kabung Kain Menurut ‘Urf (Studi Kasus Di Nagari Muaro Sopan Kecamatan Padang Laweh Kabupaten Dharmasraya)

Sari, Yosi Yurista (2024) Tradisi Mahar Enam Kabung Kain Menurut ‘Urf (Studi Kasus Di Nagari Muaro Sopan Kecamatan Padang Laweh Kabupaten Dharmasraya). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang.

[img] Text (cover dll)
COVER-DAFTAR ISI-3.pdf - Published Version

Download (875kB)
[img] Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version

Download (371kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version

Download (351kB)
[img] Text (BAB V)
BAB V-DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (265kB)
[img] Text (Fulltext)
SKRIPSI FULL YOSI YURISTA SARI 2013010051.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Penulisan skripsi ini dilatarbelakangi oleh adanya tradisi masyarakat di Nagari Muaro Sopan Kecamatan Padang Laweh Kabupaten Dharmasraya dalam pemberian mahar berupa enam kabung kain. Pertanyaan penelitian dalam penulisan skripsi ini yaitu: 1. Apa yang melatarbelakangi adanya pemberian mahar enam kabung kain, 2. Bagaimana pandangan pemuka agama serta tokoh masyarakat terhadap tradisi pemberian mahar enam kabung kain, 3. Bagaimana analisis fikih munakahat dan ‘urf terhadap tradisi pemberian mahar enam kabung kain. Untuk menjawab persoalan tersebut, penulis menggunakan jenis penelitian field research (penelitian lapangan) dengan teknik wawancara terhadap pihak-pihak terkait yang berhubungan dengan permasalahan yang penulis bahas. Data dianalisis menggunakan teknik dengan tahapan reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian ini menunjukkan; pertama, tradisi pemberian mahar enam kabung kain (enam helai kain kafan) dilatarbelakangi pada keinginan para calon suami untuk memberikan sesuatu yang bermanfaat bagi calon istrinya, karena dapat dijadikan sebagai persiapan oleh istri jika kematian datang menghampiri. Kedua, para istri tetap melaksanakan kebiasaan pemberian mahar enam kabung kain bukan semata-mata karena untuk melestarikan tradisi yang ada, melainkan ada banyak manfaat dari adanya mahar enam kabung kain tersebut. Ketiga, menurut pandangan ‘urf maka tradisi ini termasuk kategori ‘urf shahih karena telah dilakukan secara merata dan tidak bertentangan dengan agama, sopan santun, dan budaya yang luhur.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: mahar; Islam; kabung; kain kafan; ‘urf
Subjects: Agama Islam > Fiqih (Hukum Islam) > Hukum Keluarga, Hukum Perkawinan, Hukum Pernikahan Menurut Islam
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Keluarga
Depositing User: Ruang Baca Fakultas Syariah
Date Deposited: 28 Mar 2024 05:57
Last Modified: 28 Mar 2024 05:57
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/19120

Actions (login required)

View Item View Item