PERAN TUNGKU TIGO SAJARANGAN DALAM PEMBERANTASAN MAKSIAT DI KANAGARIAN SALAREH AIA KECAMATAN PALEMBAYAN KABUPATEN AGAM

Indriko, in (2018) PERAN TUNGKU TIGO SAJARANGAN DALAM PEMBERANTASAN MAKSIAT DI KANAGARIAN SALAREH AIA KECAMATAN PALEMBAYAN KABUPATEN AGAM. Skripsi thesis, UIN IMAM BONJOL PADANG.

[img] Text
1. Cover,persetujuan pembimbing,abstrak.pdf

Download (1MB)
[img] Text
2. BAB 1.pdf

Download (1MB)
[img] Text
3. BAB II.pdf

Download (635kB)
[img] Text
4. BAB III.pdf

Download (875kB)
[img] Text
5. BAB IV.pdf

Download (786kB)
[img] Text
6. BAB V.pdf

Download (379kB)
[img] Text
7. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (731kB)
[img] Text
8. FILE SKRIPSI GABUNGAN.pdf

Download (9MB)

Abstract

Penelitian ini membahas tentang peran Tungku Tigo Sajarangan di nagari Salareh Aia. Latar belakang skripsi ini disebabkan oleh maksiat yang terjadi di dalam nagari, pada zaman maju saat ini anak nagari sangat leluasa dalam menikmati kemajuan zaman, kemajuan teknologi,bahkan terbawa ke sisi negatif kemajuan zaman dan teknologi. Bahkan seperti memakai narkoba, berjudi minuman keras, perkelahian dan perjudian mereka tau itu maksiat tetapi candu itu sudah melekat pada diri masing-masing mereka. Sesuai dengan data yang di catat Kerapatan Adat Nagari ada beberapa penyakit masyarakat yang sedang menimpa anak nagari yaitu narkoba,perjudian,minuman keras,perjudian dan perkelahian. karena diangkat skripsi yang berjudul peran tungku tigo sajarangan dalam pemberantasan maksiat di kanagarian Salareh Aia kecamatan Palembayan kabupaten Agam adalah karena komponen terdekat dalam kehidupan bernagari di Minangkabau sejak zaman dahulu adalah kedekatan niniak mamak dan kamanakan, disini lah dilihat kenapa maksiat masih banyak terjadi dimana peran tokoh adat yang beranggotakan pangulu, alim ulama, cadiak pandai. Untuk memperoleh jawaban, penulis melakukan penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan. Penelitian kepustakaan Penulis lakukan guna memperoleh data yang berkaitan dengan teori, dan relevan dengan masalah Penulis, Penelitian lapangan berupa wawancara langsung dengan sumber utama yaitu tungku tigo sajarangan yang ada di nagari salareh aia beranggotakan niniak mamak, alim ulama, cadiak pandai, dan melibat kan sumber data yang lain seperti pelaku maksiat, kepolisian, kerapatan adat nagari ( KAN )dan anggota masyarakat. Dengan metode penelitian tersebut, Penulis menghasilkan data yang dikategorisasikan menjadi tiga kategori: pertama, peran tungku tigo sajarangan dalam pemberantasan maksiat dilakukan dengan cara menegur langsung pelaku saat kedapatan sedang melakukan perbuatan maksiat itu dan melakukan penyuluhan ke sekolah-sekolah yang ada di nagari Salareh Aia tentang bahaya narkoba dan perbuatan maksiat lainnya. Kedua, Keberhasilan tungku tigo sajarangan dalam memberantas maksiat terlihat pada tahun 2017 dari menurunnya pelaku memakai narkoba, berkurangnya pelaku minum-minuman keras di acara pesta orgen tunggal,berkurangnya pelaku judi di kedai-kedai, menurunnya kejahatan pencurian dan menurunnya angka perkelahian di nagari Salareh Aia. Ketiga, hambatan tungku tigo sajarangan dalam memberantas maksiat adalah segan menegur karena diantara pelaku maksiat ada yang bersal dari niniak mamak dan cadiak pandai, kemudian niniak mamak tidak kompak dalam pemberantasan maksiat karena berselisih paham dan pandangan karena sebagian pelaku maksiat adalah ada hubungan kekerabatan dengan tungku tigo sajarangan. Berdasarkan tiga kategori diharapkan kembali peran tokoh-tokoh adat yang adat di nagari salareh aia bisa kembali berkiprah untuk memberantas maksiat yang terjadi tanpa pandang bulu.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: U Umum (General) > Referensi Umum dan Terbitan Berseri
Divisions: Fakultas Syari`ah > Hukum Tata Negara Islam
Depositing User: Users 21 not found.
Date Deposited: 08 Jul 2020 00:17
Last Modified: 08 Jul 2020 00:17
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/1865

Actions (login required)

View Item View Item