Pertimbangan Hukum Hakim Pengadilan Agama Kota Padang Kelas 1 Dalam Pemenuhan Hak Perempuan Pasca Cerai Gugat Terkait Pemberian Nafkah Iddah, Mut’ah Dan Madhiyah.

Mutiara, Wilda (2023) Pertimbangan Hukum Hakim Pengadilan Agama Kota Padang Kelas 1 Dalam Pemenuhan Hak Perempuan Pasca Cerai Gugat Terkait Pemberian Nafkah Iddah, Mut’ah Dan Madhiyah. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (Cover dan Daftar Isi)
Cover - Daftar isi Wilda Muiara 1913010094.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
BAB I Wilda Mutiara 1913010094.pdf - Published Version

Download (376kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III Wilda Mutiara 1913010094.pdf - Published Version

Download (270kB)
[img] Text (BAB V dan DAFTAR PUSTAKA)
BAB V DAN DAFTAR PUSTAKA WILDA MUTIARA 1913010094.pdf - Published Version

Download (225kB)
[img] Text (Skripsi Full Text)
Skripsi Full Text Wilda Mutiara 1913010094.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Skripsi ini berjudul Pertimbangan Hukum Hakim Pengadilan Agama Kota Padang Kelas 1 A Dalam Pemenuhan Hak Perempuan Pascacerai Gugat Terkait Pemberian Nafkah Iddah, Mut’ah dan Madhiyah. Disusun oleh Wilda Mutiara NIM 1913010094, mahasiswa prodi Hukum Keluarga Fakultas Syari’ah, UIN Imam Bonjol Padang, 2023. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh putusan-putusan Pengadilan Agama Padang Kelas 1A yang terkait dengan nafkah iddah, mut’ah dan madhiyah dalam perkara cerai gugat. Pertanyaan penelitian ini adalah; pertama, bagaimana duduk perkara Putusan Nomor 1041/Pdt.G/2022/PA.Pdg, 594/Pdt.G/2023/PA.Pdg, Putusan Nomor 811/Pdt.G/2023/PA.Pdg, dan Putusan Nomor 1599/Pdt.G/2020/PA.Pdg terhadap nafkah iddah, uang mut’ah dan nafkah madhiyah. Kedua, bagaimana pertimbangan hukum hakim dalam Putusan Nomor 1041/Pdt.G/2022/PA.Pdg, Putusan Nomor 594/Pdt.G/2023/PA.Pdg, Putusan Nomor 811/Pdt.G/2023/PA.Pdg, dan Putusan Nomor 1599/Pdt.G/2020/PA.Pdg. Penelitian ini menggunakan metode normatif dengan menganalisis empat putusan Pengadilan Agama Padang kelas 1A. Putusan kemudian ditelaah berdasarkan peraturan Perundang-Undangan tentang Peradilan Agama, buku-buku, dan kitab-kitab mengenai perkawinan. Temuan penelitian ini adalah Pertama, duduk perkara Putusan Nomor 1041/Pdt.G/2022/PA.Pdg, Putusan Nomor 594/Pdt.G/2023/PA.Pdg, Putusan Nomor 811/Pdt.G/2023/PA.Pdg, dan Putusan Nomor 1599/Pdt.G/ 2020/PA.Pdg bahwa penggugat menggugat cerai tergugat karena perselisihan dan pertengkaran di rumah tangga yang tidak kunjung selesai dan tidak mendapatkan hak nafkah dari suami selama pernikahan oleh karena itu istri menuntut hak-hak yang seharusnya didapatkan kepada majelis hakim. Kedua, Pertimbangan Majelis hakim Pengadilan Agama Padang dalam memberikan hak nafkah pasca perceraian mengacu kepada beberapa aturan yaitu Pasal 30 Ayat 3 PERMA No 1 tahun 2016, Undang-Undang No 1 tahun 1974 Pasal 34 ayat 1 dan 3, Kompilasi Hukum Islam pasal 80 ayat 2, 4, dan 5, PERMA No 3 tahun 2017 dan sejalan dengan SEMA No 3 tahun 2018

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Hak, perceraian, nafkah.
Subjects: Agama Islam > Fiqih (Hukum Islam) > Hukum Keluarga, Hukum Perkawinan, Hukum Pernikahan Menurut Islam
Agama Islam > Fiqih (Hukum Islam) > Perceraian Menurut Islam
Agama Islam > Fiqih (Hukum Islam) > Hukum Pengadilan Islam
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Keluarga
Depositing User: Ruang Baca Fakultas Syariah
Date Deposited: 13 Oct 2023 08:34
Last Modified: 13 Oct 2023 08:34
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/18219

Actions (login required)

View Item View Item