Demokrasi Religius Dalam Tafsir Al-Azhar Karya Buya Hamka

Hidayat, Ariq (2023) Demokrasi Religius Dalam Tafsir Al-Azhar Karya Buya Hamka. Masters thesis, PROGRAM MAGISTER ILMU AL-QUR'AN DAN TAFSIR.

[img] Text (BAB I)
Ariq Hidayat NIM 2120080001 BAB 1.pdf - Published Version

Download (579kB)
[img] Text (BAB III)
Ariq Hidayat NIM 2120080001 BAB 3.pdf - Published Version

Download (834kB)
[img] Text (BAB V)
Ariq Hidayat NIM 2120080001 BAB 5.pdf - Published Version

Download (545kB)
[img] Text (Full Text)
Ariq Hidayat NIM 2120080001 Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] Text (COVER)
Ariq Hidayat NIM 2120080001 Cover, Pengesahan, Abstrak (1).pdf - Published Version

Download (868kB)

Abstract

Tesis ini berjudul “Demokrasi Reigius Dalam Tafsir Al-Azhar Karya Buya Hamka” yang ditulis oleh Ariq Hidayat NIM: 2120080001. Wacana demokrasi selalu menjadi kajian yang kontroversial, ada yang menganggap demokrasi bagian dari kesyirikan, adapula yang memahami bahwa demokrasi sama dengan syura, ada juga kelompok yang mengklaim bahwa syura merupakan antitesa dari demokrasi. Alhasil, demokrasi tidak mampu untuk mengakomodasikan keinginan-keinginan publik sehingga memunculkan ragam macam kontroversi. Maka muncullah konsep pemikiran baru atas reinterpretasi “demokrasi” yang diarahkan pada nilai-nilai religius oleh Buya Hamka dalam kitab tafsirnya Al-Azhar, sebagai sebuah tawaran dan jalan tengah kepada proses menuju sistem demokrasi yang religius. Sehingga penulis tertarik untuk mengeksplorasi dan menelaah penafsiran Buya Hamka yang mengakomodasikan ayat-ayat Al-Qur’an sebagai landasan ideologis demokrasi religius. Penelitian ini adalah penelitian pustaka dengan pendekatan metode konten analisis dan menggunakan teori demokrasi religius dan teori konstruksi sosial. Sumber primernya adalah kitab tafsir Al-Azhar terbitan Pustaka Nasional PTE LTD Singapura tahun 1982 dan sumber sekundernya adalah buku karya Buya Hamka seperti Urat Tunggang Pantjasila, Revolusi Agama Menuju Negara, Negara Islam Hamka, disamping itu, penulis juga menggunakan kamus, jurnal, artikel yang berkaitan dengan objek formal penelitian yaitu hal-hal yang membahas tentang demokrasi dan agama atau religiusme dan demokrasi secara rinci maupun hanya secara umum. Hasil penelitian ini adalah: (1) khalifah bukanlah individu yang dikultuskan hal ini berdasarkan penafsiran Buya Hamka pada surah Al-Baqarah ayat 30-33 dan Shad ayat 26 terkait fungsi dan tugas khalifah dan dikuatkan dengan penafsiran kata منكم pada surah An-Nisa’ ayat 59 dan kata شورى pada surah Asy-Syura ayat 38 dan Ali-Imran ayat 159 sebagai penegasan bahwa manusia memiliki peran untuk menentukan nasibnya sendiri dengan memilih pemimpin atau khalifah yang menurut “ijtihad” mereka mampu mengemban kepemimpinan. (2) penafsiran ayat-ayat politik diantarnya terkait sosial politik makna أمّة واحدة pada surah Hud ayat 118-119 yang dipahami oleh Buya Hamka sebagai keragaman dalam perikemanusiaan yang melengkapi satu sama lain dan diikat dengan sebuah perjanjian untuk saling menjaga dan memaklumi perbedaan. Etika politik diantaranya terkait sikap amanah, menurut Buya Hamka pada penafsiran surah An-Nisa’ ayat 58, undang-undang merupakan bentuk dari amanah terhadap sesama hamba Allah SWT, maka menjalankan Undang-undang negara sama halnya menjalankan amanah. (3) penafsiran ayat hukum politik yaitu surah Al-Maidah ayat 57 tentang delegasi umat (kolektif) dari berbagai kalangan yang mengikat janji untuk kepentingan cita-cita bangsa bersama atau dengan istilah ahlu halli wal aqdi yang merupakan wadah kerakyatan untuk merumuskan dan menetapkan undang-undang serta mengangkat pemimpin.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Demokrasi Religius, Khalifah, Politik.
Subjects: J Political Science > JC Political theory
Divisions: Program Pascasarjana > Program Magister > Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir
Depositing User: Pusat Riset Pascasarjana
Date Deposited: 12 Oct 2023 03:24
Last Modified: 12 Oct 2023 03:24
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/15643

Actions (login required)

View Item View Item