Syi’riyyah Abi Tammam wa Atsaruha al-Lughawi fi at-Tathawwur ad-Dalaliy

Asrina, Asrina (2015) Syi’riyyah Abi Tammam wa Atsaruha al-Lughawi fi at-Tathawwur ad-Dalaliy. AlFaz, Arabic Literatures for Academic Zealots, Jurnal Bahasa dan Sastra Arab, 3 (2). pp. 214-235. ISSN 2339-2282

[img]
Preview
Text
Alfaz 2015.pdf - Published Version

Download (8MB) | Preview

Abstract

Abû Tammâm penyair Arab yang banyak menyedot perhatian peneliti dan termasuk penyair paling bersinar pada era Dinasti Abbasiyyah. Sangat kontroversial, memberi pengaruh besar pada perdebatan dan memunculkan aliran baru kepada khalayak, yang mana para kritikus meletakkannya berseberangan dengan aliran yang diikuti oleh penyair-penyair semasanya, termasuk muridnya Al-Buhturî. Abû Tammâm adalah cermin terbesar untuk perkembangan seni sastra. Dia reformer terbesar dalam puisi Arab klasik. Pembaharuannya menyentuh bangun puisi dan susunannya. Ketika mendalami syi’irnya, akan ditemukan bahwa dia mendahului Hegel dan filosof yang semisalnya yang membuka jalan dialektika. Pada hakikatnya ia adalah ahli debat modern, akan tetapi Abû Tammâm mengikutinya hanya melalui syi’ir. Menurutnya syi’ir adalah proses berfikir secara intensif, karena itu Abû Tammâm sangat memperhatikan lafal dan makna. Lafal puisinya tidak menunjukkan suatu makna dengan memaksa, tetapi terbuka, tidak terkungkung dan memberikan kekuatan melalui ungkapannya. Pemilihan kata, gaya bahasa dan sentuhannya secara filosofis, mempengaruhi perkembangan makna, baik dalam tataran fonologi, morfologi, sintaksis maupun semantis. Kata kunci: Abû Tammâm, pembaharuan, syi’ir, perkembangan makna.

Item Type: Article
Subjects: P Language and Literature > AR Arabic Literature
Divisions: Fakultas Syari`ah > Perbandingan Mazhab
Depositing User: Nasrul Makdis
Date Deposited: 29 Nov 2021 06:31
Last Modified: 29 Nov 2021 06:31
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/12536

Actions (login required)

View Item View Item