Manajemen Masjid Taqwa Muhammadiyah Sumatera Barat (Studi tentang Penggerakan)

Hayatu, Rahmi (2017) Manajemen Masjid Taqwa Muhammadiyah Sumatera Barat (Studi tentang Penggerakan). Diploma thesis, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang.

[img]
Preview
Text
COVER.pdf

Download (35kB) | Preview
[img]
Preview
Text
KATA PENGANTAR.pdf

Download (36kB) | Preview
[img]
Preview
Text
SURAT PERNYATAAN KEASLIAN.pdf

Download (120kB) | Preview
[img]
Preview
Text
PERSETUJUAN PEMBIMBING.pdf

Download (67kB) | Preview
[img]
Preview
Text
PENGESAHAN TIM PENGUJI.pdf

Download (128kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (76kB) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (80kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (197kB) | Preview
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (289kB)
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf

Download (68kB) | Preview
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (218kB)
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (55kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR KEPUSTAKAAN.pdf

Download (42kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BIODATA PENULIS.pdf

Download (71kB) | Preview

Abstract

Skripsi dengan judul Manajemen Masjid Taqwa Muhammadiyah Sumatera Barat (Studi tentang Penggerakan), disusun oleh Hayatu Rahmi BP, 1312030061 mahasiswa Jurusan Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi, Universitas Islam Negeri (UIN), Imam Bonjol Padang. 2017. 95 halaman. Masjid Taqwa Muhammadiyah Sumatera Barat ini terletak di pusat kota, dekat pusat perdagangan, pusat pemerintahan dan tempat yang mudah dijangkau oleh semua orang.Masjid Taqwa Muhammadiyah Sumatera Barat ini dikelola dengan menerapkan fungsi-fungsi manajemen salah satunya adalah fungsi penggerakan. Penerapan fungsi manajemen tersebut bertujuan agar fungsi masjid dapat terwujud dengan baik, sehingga masjid dapat dimanfaatkan oleh jamaah Sebagai tempat ibadah, pusat kajian Islam dan wadah untuk kemaslahatan umat.Setelah dilakukan penelitian beberapa pengurus yang kurang aktif dalam bekerja, dan pengurusnya juga melalaikan pekerjaannya, tugas yang seharusnya mudah menjadi lama karena pengurus sering menunda-nunda pekerjaannya. Dengan hal tersebut sehingga program tidak berjalan dengan efektif dan efisien. Pada seksi sosial yang terdapat kurang aktif pengurusnya yaitu yang bernama bapak Irzal Mudatsir yang telah diamanahkan pekerjaan kepadanya. Dia sering menunda-nunda pekerjaannya, dan setiap kali diundang dalam rapat dia tidak pernah hadir dalam rapat, dia sibuk di luar dibandingkan yang di kantor, sehingga kurangnya komunikasi dengan pengurus lain dan hal itu menyebabkan misscomunication dengan pengurus lainnya. Sehingga ada program yang kurang jalan, seperti pada bidang imarah kegiatan sosial yaitu program membina dan mengembangkan kader ulama Muhammadiyah kerjasama dengan UMSB. Adapun batasan masalah ialah fungsi penggerakan dalam aspek imarah dan aspek riayah pada Masjid TaqwaMuhammadiyah Sumatera Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fungsi penggerakan dalam aspek imarah dan aspek riayah pada Masjid Taqwa Muhammadiyah Sumatera Barat. Pada aspek imarah ada beberapa bagian yaitu seksi dakwah atau ta’mirul masjid, pendidikan dan perpustakaan, sosial, pengembangan usaha. Riayah juga ada beberapa bagian yaitu seksi pembangunan dan perawatan, keamanan, ketertiban dan kebersihan. Penelitian ini berbentuk penelitian lapangandengan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data penelitian ini adalah pengurus masjid Taqwa Muhammadiyah Sumatera Barat. Teknik pengumpulan data adalah wawancara, studi dokumentasi, dan observasi.Teknik analisis data ialah reduksi data, kesimpulan dan verifikasi. Dari hasil penelitian yang dilakukan di Masjid Taqwa Muhammadiyah Sumatera Barat. Setiap pekerjaan dilakukan dengan pemberian motivasi, bimbingan, menjalin hubungan dan komunikasi. Baik berupa metode maupun bentuk. Motivasi yang diberikan pengurus dengan cara memberikan semangat kepada bawahan, agar mereka bisa menjalankan pekerjaan yang telah diamahkan. Bentuk motivasi seperti pemberian penghargaan, fasilitas dan berupa uang makan. Bimbingan yang diberikan pengurus seperti, mengikutsertakan dalam rapat dan memberikan pemahaman setiap bidang-bidang dan memberikan perhatian setiap perkembangan bawahan dalam melaksanakan pekerjaan. Menjalin hubungan yang diberikan pengurus kepada bawahan yaitu dengan cara musyawarah. Bentuk menjalin hubungan yang diberikan pengurus kepada bawahan yaitu bawahan akan mudah dalam melaksanakan pekerjaan yang telah diamahkan kepadanya dengan menjalin hubungan yang baik melalui musyawarah dan kegiatan-kegiatan tersebut akan mudah disatukan sehingga berjalan program dengan efektif dan efisien. Komunikasi yang diberikan pengurus kepada bawahan dengan cara menyampaikan informasi kepada bawahan yaitu dengan kekeluargaan, apa yang disampaikan untuk melancarkan program yang telah ditetapkan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Psicology Teology Religion > BL Religion > Islam
Divisions: Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Manajemen Dakwah
Depositing User: Users 89 not found.
Date Deposited: 09 Aug 2021 02:10
Last Modified: 09 Aug 2021 02:10
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/11711

Actions (login required)

View Item View Item