“Tinjauan Sosiolinguistik Terhadap Al-Qur’an Terjemahan Bahasa Minang,”

HALIM ANDANA, HALIM (2020) “Tinjauan Sosiolinguistik Terhadap Al-Qur’an Terjemahan Bahasa Minang,”. Masters thesis, UIN IMAM BONJOL PADANG.

[img] Text (cover, persetujuan pembimbing dan abstrak)
COVER, Persetujuan, Abtrak.pdf - Published Version

Download (432kB)
[img] Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version

Download (429kB)
[img] Text (BAB II)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (381kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version

Download (463kB)
[img] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (877kB)
[img] Text (BAB V)
BAB V.pdf - Published Version

Download (191kB)
[img] Text (DAFTAR KEPUSTAKAAN)
DAFTAR KEPUSTAKAAN.pdf - Published Version

Download (255kB)
[img] Text (GABUNGAN TESIS)
Full tesis.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

Halim Andana, 088172686, “Tinjauan Sosiolinguistik Terhadap Al-Qur’an Terjemahan Bahasa Minang,” Tesis: Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Pascasarjana UIN IB Padang. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah ditemukannya variasi bahasa dalam memaknai/menerjemahkan kata qāla baik dalam ayat yang sama maupun ayat yang berbeda, yang menjadi sorotannya adalah tentang variasi bahasa dengan fokus pembahasan pada segi konteks ayat dan fungsi bahasa. Adapun tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah: 1) untuk mendeskripsikan variasi bahasa terjemahan kata qāla beserta derevasinya yang dilihat dari segi konteks ayat, dan 2) untuk mendeskripsikan variasi bahasa terjemahan kata qāla yang dilihat dari segi fungsi bahasa. Jenis penelitian ini adalah library research (kajian kepustakaan), dengan menjadikan sumber utamanya adalah Al-Qur’an Terjemahan Bahasa Minang (ATBM), kemudian didukung oleh sumber lainnya berupa buku-buku, artikel, jurnal dan lainnya, sedangkan analisis data menggunakan metode deskriptif analitik. Adapun hasil penelitian ini dapat disimpulkan: pertama, dari segi konteks ayat, Variasi bahasa terjemahan kata qāla dengan bakato dari segi idiolek terdiri dari berbagai status sosial penutur dan digunakan untuk mitra tutur dengan status sosial yang berbeda-beda. Kemudian Kata bakato digunakan dalam konteks yang berbeda-beda. Variasi bahasa terjemahan kata qāla dengan mangecek dari segi idiolek terdiri dari berbagai status sosial penutur dan digunakan untuk mitra tutur dengan status sosial yang berbeda-beda. Kemudian Kata bakato digunakan dalam konteks yang berbeda-beda. Variasi bahasa terjemahan kata qāla dengan bafirman dari segi idiolek penutur hanya digunakan untuk Allah Swt/Tuhan (pada konteks lain disebutkan Kami) dan digunakan untuk mitra tutur, Malaikat. Kemudian Kata bakato digunakan dalam konteks perintah. Variasi bahasa terjemahan kata qāla dengan manjawek dari segi idiolek terdiri dari berbagai status sosial penutur dan digunakan untuk mitra tutur dengan status sosial yang berbeda-beda. Kemudian Kata manjawek digunakan dalam konteks yang berbeda-beda. Variasi bahasa terjemahan kata qāla dengan manyabuik dari segi idiolek hanya digunakan untuk penutur, orang yang sabar dan digunakan untuk mitra tutur Allah Swt. Kemudian kata manyabuik digunakan dalam konteks musibah/ujian. Kedua, dari segi fungsi bahasa. Kata qāla diterjemahkan dengan mangecek dari segi fungsi bahasa untuk mempropaganda mitra tutur. Kata qāla diterjemahkan dengan bafirman dari segi fungsi bahasa untuk memberikan informasi penting. Kata qāla diterjemahkan dengan bakato dari segi fungsi bahasa untuk meminta atau memohon penjelasan.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: Psicology Teology Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
Psicology Teology Religion > BL Religion > Islam
Divisions: Program Pasca Sarjana > Program Magister > Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir
Depositing User: Users 45 not found.
Date Deposited: 03 Dec 2020 03:10
Last Modified: 03 Dec 2020 03:10
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/11317

Actions (login required)

View Item View Item