Tradisi Basapa Ungku Saliah di Ulakan Padang Pariaman

Muhammad, Aqil (2018) Tradisi Basapa Ungku Saliah di Ulakan Padang Pariaman. Skripsi thesis, UIN IB Padang.

[img]
Preview
Text
KOVER PERSETUJUAN PENGESAHAn abtrak.pdf

Download (308kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (365kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB 2.pdf

Download (497kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB 3.pdf

Download (240kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB 4.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB 5.pdf

Download (232kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR KEPUSTAKAAN.pdf

Download (277kB) | Preview
[img]
Preview
Text
LENGKAP.pdf

Download (4MB) | Preview

Abstract

ABSTRAK Skripsi berjudul Tradisi Basapa Ungku Saliah di Ulakan Padang Pariaman ditulis oleh Muhammad Aqil, NIM. 1415050087 Jurusan Studi Agama-Agama fakultas Ushuluddin dan Studi Agama UIN Imam Bonjol Padang. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kegiatan masyarakat di Padang Pariaman khususnya pengikut tarekat Syatariyah, yang setiap tahunnya di bulan Safar selalu mengadakan kegiatan rutin berupa ritual ziarah ke makam Syekh Burhanuddin di Ulakan Padang Pariaman yang disebut dengan Basapa. Namun kegiatan rutin tahunan ini tidak hanya dilaksanakan di pemakaman Syekh Burhanuddin Ulakan Padang Pariaman, tetapi juga dilaksanakan ke makam bebarapa ulama yang memiliki pengaruh besar semasa hidupnya. Salah satunya yang cukup fenomenal adalah Ungku Saliah. Karena pelaksanaan ritual ziarah ke makam beliau juga dilaksanakan di bulan Safar maka kegiatan ini disebut dengan Basapa Ungku Saliah. Namun yang menjadi hal unik di sini bahwa kegiatan Basapa Ungku Saliah juga tidak terlepas dari aktivitas ziarah ke makam Syekh Burhanuddin di Ulakan Padang Pariaman, artinya sebagian besar aktivitas dalam Basapa Ungku Saliah dilaksanakan di komplek pemakaman Syekh Burhanuddin. Penelitian ini berupaya untuk mengetahui bagaimana tradisi Basapa Ungku Saliah di Ulakan Padang Pariaman, dengan mengetahui apa faktor terbentuknya tradisi Basapa Ungku Saliah, aktivitas maupun prosesi yang terdapat dalam Basapa Ungku Saliah, dan makna dalam Basapa Ungku Saliah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Informan ditetapkan dengan menggunakan teknik purposive sampling yang meliputi tokoh agama dan masyarakat yang ikut dalam tradisi Basapa Ungku Saliah, data dikumpulkan melalui obervasi dan wawancara. Kemudian data diolah dengan teknik pengolahan data, yaitu transkrip data, reduksi data dan penarikan kesimpulan. Kemudian hasil penulisan data ditulis dengan menggunakan teknik penulisan deskriptif-analitis. Hasil penelitian ini menunjukkan: pertama, faktor terbentuknya Basapa Ungku Saliah ini tidak terlepas dari sosok Ungku Saliah yang memainkan peran penting sebagai guru/pemimpin dalam membentuk Sapa yang khusus untuk jemaahnya. Kedua aktivitas maupun prosesi dalam Basapa Ungku Saliah terdiri dari beberapa kegiatan di antaranya: ziarah ke makam Ungku Saliah dan Syekh Burhanuddin, Mambantai Kabau, Manyerak-Nyerakan Pitih, Ratik Tulak Bala, Ceramah Agama. Ketiga makna yang terkandung dalam setiap aktivitas memiliki makna yang beragam dan bermacam-macam. Seperti ziarah yang memiliki makna untuk menghormati jasa-jasa ulama, sekaligus sebagai sarana untuk mengingat kematian. Mambantai kabau sebagai simbol untuk mengganti kerbau Syekh Burhanuddin yang hilang. Manyerak Nyerakan Pitih dimaknai sebagai sedekah. Ratik Tulak Bala dimaknai sebagai upaya untuk mencegah bala/bencana turun. Keyword key: Ungku Saliah, Basapa, Tradisi

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam
Depositing User: Users 35 not found.
Date Deposited: 26 Nov 2018 07:35
Last Modified: 26 Nov 2018 07:36
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/1100

Actions (login required)

View Item View Item