ANXIETY DALAM AL-QUR’AN (Ragam Dan Penanggulangannya)

Oktaviola, Tika (2022) ANXIETY DALAM AL-QUR’AN (Ragam Dan Penanggulangannya). Skripsi thesis, Universitas UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text
Tika Oktaviola_1715050014_bab 1 - tikaa violaa.pdf

Download (387kB)
[img] Text
Tika Oktaviola_1715050014_bab 2 - tikaa violaa.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (449kB)
[img] Text
Tika Oktaviola_1715050014_bab 3 - tikaa violaa.pdf

Download (618kB)
[img] Text
Tika Oktaviola_1715050014_bab 4 Pustaka - tikaa violaa.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (223kB)
[img] Text
Tika Oktaviola_1715050014_FullText - tikaa violaa.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] Text
Tika Oktaviola_1715050014_cover dll - tikaa violaa.pdf

Download (900kB)

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kajian khusus mengenai anxiety disorder dan penanggulannya dalam Al Qura‟n, tetapi tidak memberikan uraian secara mendalam tentang bagaiman sebenarnya gangguan kecemasan dan penanggulannya sehingga membutuhkan penafsiran lebih lanjut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) bagaimana Al-Qur‟an menyinggung terhadap ayat-ayat yang berbicara fenomena anxiety disorder dalam al-Quran, (2) term-term Al-Qur'an yang membahas Anxiety di dalam Al-Qur'an. (3) Melihat Al-Qur‟an memberikan jawaban terhadap penanganan anxiety disorder Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan /library research dengan pendekatan Maudhu'i. Metode penelitian library fokus mengkaji literatur-literatur yang ada di pustaka. Penulis menggunakan sumber data primer dan sumber data sekunder dari Al Qura‟n, kitab tafsir dan buku-buku dan alat informasi lainnya yang berkaitan dengan pokok permasalahan dalam penelitian ini. Hasil penelitian sebagai berikut: (1) Al-Qur‟an menyinggung terhadap ayat-ayat yang berbicara fenomena anxiety disorder dalam al-Quran menjadi dua hal; pertama, yakni hanya sebatas ketakutan, kekhawatiran dengan hal yang belum terjadi. Para mufassir menyamakan ini seperti terjadinya perang Ahzab, dari peperangan tersebut menunjukan yang beriman dan munafik, banyak pasukan yang takut kalah dalam peperangan dan mengundurkan diri. Kedua, Anxiety menjadi sebuah penyakit, hal ini disebabkan dirinya sendiri yang menjadikannya orang yang selalu gelisah, selalu merasa cemas karena kurangnya pendekatan dengan Tuhan-Nya. (2) Term-term Al-Qur'an yang membahas Anxiety di dalam Al-Qur'an diantaranya khauf, yakni kondisi hati tidak tenang terkait dengan perkara di masa datang. Hal ini disebabkan karena adanya keraguan yang ada dalam hati (daiq), maka timbulah sifat gelisah (halu‟a), yang akhirnya menjadikan seseorang merasa selalu susah (hazn). Istilah-istilah tersebut murapakan muradif dari Anxiety (3) Al-Qur‟an memberikan jawaban terhadap penanganan anxiety disorder dengan terapi berzikir, karena hati orang-orang yang selalu berzikir kepada Allah akan senantiasa terasa tenteram dan bahagia. pribadi-pribadi yang merasa cemas, gelisah mengganggunya, justru dengan perasaan tenanglah yang meliputi dirinya, seperti terungkap dalam penelitian. Selain zikir yang menjadi solusi adalah salat, gerakan salat merupakan gerakan untuk kesehatan, bahkan salat tidak hanya menjaga kesehatan, tapi juga mengembalikan hidup sehat dari berbagai macam penyakit.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: KALAM ILAHI
Subjects: Psicology Teology Religion > BL Religion > Islam
Depositing User: Armen Arfat Pustakawan
Date Deposited: 16 Sep 2022 02:47
Last Modified: 16 Sep 2022 02:47
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/10762

Actions (login required)

View Item View Item